JAKARTA - PT Cipta Selera Murni Tbk selaku manajemen induk restoran Texas Chicken, memotong gaji karyawan di kantor pusat dan kantor cabang hingga 50%. Perusahaan pun menutup gerai karena terimbas pandemi Covid-19 di Jakarta.
Perusahaan memangkas gaji, memutus kontrak karyawan yang telah habis masa kontraknya. Emiten berkode saham CSMI itu merumahkan karyawan tanpa gaji.
Direktur Utama CSMI, Arriola Arthur Raphael, menjelaskan, jumlah total restoran Texas Chicken kini hanya tersisa 22 gerai.
"Di mana mayoritas gerai itu berada di Sumatera Utara seperti Medan dan Binjai. Sebelumnya Perseroan sebelumnya telah menutup semua gerai di Jakarta," ujarnya ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (18/4/2022).
Tercatat nilai penjualan yang dibukukan Texas Chicken mencapai Rp 2,24 miliar di Agustus tahun 2021. Angka itu turun dibandingkan pada Januari 2021 yang sebesar Rp6,52 miliar.
Akan tetapi restoran ayam goreng tersebut berhasil mencetak kenaikan penjualan menjadi Rp5,88 miliar di Januari 2022. Hal ini membuat kas perseroan tertekan menjadi Rp8,4 miliar atau hanya sebesar 7,43% dari total asset.
Manajemen menyatakan penyebabnya kas kecil ini yakni pembelian persediaan dan pembayaran operasional. Kemudian perseroan membukukan peningkatan rugi bersih menjadi Rp45,8 miliar di September 2021.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.