JAKARTA - PT Sumber Energy Tbk (SURE) dan entitas anak membukukan rugi bersih mencapai Rp56,67 miliar sepanjang tahun 2021. Capaian itu membengkak dari rugi bersih yang dicapai tahun akhir tahun 2020 sebesar Rp19,28 miliar.
Emiten gas alam itu mengantongi pendapatan usaha senilai Rp339,30 miliar, lebih tinggi 1,11% yoy dibandingkan akhir tahun 2020 sebesar Rp335,55 miliar, demikian tertulis dalam Keterbukaan Informasi, Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Selasa (19/4/2022).
Beban pokok pendapatan bertambah menjadi Rp276,06 miliar dari Rp219,81 miliar, alhasil laba bruto perseroan menyusut menjadi Rp63,24 miliar, lebih rendah dari laba bruto akhir tahun 2020 senilai Rp115,74 miliar.
BACA JUGA:Rugi Bersih Mahaka (MARI) Turun Jadi Rp10,54 Miliar
"Beban pokok pendapatan naik sebesar 26%, utamanya karena kenaikan harga beli gas bumi (raw material). Harga rata-rata pembelian gas bumi naik sebesar 26% di tahun 2021, yaitu dari Rp71.000 per MMBTU di tahun 2020 menjadi Rp89.700 per MMBTU di tahun 2021," tulis perseroan dalam materi Publix Expose.
Dengan demikian, rugi per saham dasar SURE bertambah menjadi minus Rp38 dari sebelumnya minus Rp13.
Jumlah aset perseroan merosot -8,82% menjadi Rp997,43 miliar, dibandingkan akhir tahun 2020 sebanyak Rp1,09 triliun.
BACA JUGA:Telkom (TLKM) Kantongi Laba Rp24,7 Triliun, Naik 19% di 2021
Liabilitas berkurang menjadi Rp462,65 miliar, dari Rp489,68 miliar. Sementara total ekuitas perseroan turun mencapai Rp534,78 miliar, dari Rp604,31 miliar.
Per 31 Desember 2021, perseroan memiliki kas dan setara kas sebesar Rp382,78 miliar, atau lebih rendah dari posisi kas akhir tahun 2020 sebesar Rp490,20 miliar.
(Zuhirna Wulan Dilla)