Share

Sri Mulyani Bertemu Presiden Bank Dunia hingga Menkeu AS, Bahas Apa Saja?

Michelle Natalia, Jurnalis · Rabu 20 April 2022 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 20 320 2582141 sri-mulyani-bertemu-presiden-bank-dunia-hingga-menkeu-as-bahas-apa-saja-jGRIV9H81w.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawato melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden dua Lembaga keuangan internasional yaitu ADB dan Bank Dunia pada kunjungannya ke Washington DC, Amerika Serikat.

Sri Mulyani juga melakukan pertemuan bilateral dengan beberapa negara mitra utama, yaitu Menteri Keuangan Amerika Serikat, Malaysia, Agentina, dan Brazil.

Pertemuan dengan Presiden ADB Masatsugu Asakawa mendiskusikan upaya-upaya konkret untuk dapat segera mewujudkan mekanisme transisi energi melalui percepatan penghentian pembangkit listrik tenaga batu bara dan secara bersamaan, mengembangkan energi alternatif terbarukan.

"Transisi energi merupakan salah satu target capaian dari Presidensi G20 Indonesia," ujar Sri dalam keterangan yang diterima pada Rabu (20/4/2022).

Pertemuan Sri dengan Presiden Bank Dunia David Malpass membicarakan antara lain mengenai peningkatan kerjasama antara Bank Dunia dan Pemerintah Indonesia. Dalam hal ini, Bank Dunia telah menjadi mitra pemerintah dalam proses reformasi kebijakan di Indonesia.

"Saat ini, pemerintah Indonesia sedang melakukan reformasi kebijakan fiskal, antara lain dengan menata dan memperkuat hubungan pemerintah pusat dan daerah agar lebih sinergis dan seimbang," terang Sri.

Sementara pertemuan dengan Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yellen banyak membahas mengenai agenda-agenda prioritas pada Presidensi G20 Indonesia.

Salah satu agenda yang menjadi target deliverables adalah pembentukan fasilitas pembiayaan untuk pencegahan, kesiapsiagaan dan penangangan pandemi di masa depan sebagai bagian dari penguatan arsitektur kesehatan internasional, dimana Janet memberikan dukungan penuh atas pencapaian target dimaksud.

"Pandemi harus dapat diantisipasi dan ditangani sejak dini. Apabila tidak, maka biaya yang diperlukan untuk mengatasinya akan menjadi sangat jauh lebih besar," tambah Sri.

Pada pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Brazil dan Argentina, Sri kembali menyampaikan agar di tengah krisis geopolitik saat ini, G20 tetap dapat memainkan peran sebagai forum ekonomi internasional yang mampu mengatasi isu-isu strategis dan kritis melalui upaya kolektif dan terkoordinasi.

Menteri Keuangan Argentina Martin Guzman dan Menteri Keuangan Brazil Paulo Guedes memberikan dukungan penuh kepada Presidensi G20 Indonesia untuk mencapai berbagai target deliverablesnya, termasuk dalam penanganan dampak krisis geopolitik, masalah kesehatan global, pandemi, perubahan iklim, dan stabilitas keuangan internasional.

Sementara pertemuan dengan Menteri Keuangan Malaysia Zafrul Tengku Abdul Aziz membahas mengenai upaya bersama dalam merelaksasi peraturan terkait ‘counter measures’ COVID-19 pandemic. Kedua menteri juga berdiskusi mengenai dampak kenaikan harga CPO kepada ekonomi masing masing negara dan memperkuat ketahanan masyarakat terhadap perubahan harga.

"Indonesia dan Malaysia sepakat untuk terus bekerja sama menangani dampak lingkungan dari CPO tersebut," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini