Share

BKPM Cabut 1.118 Izin Usaha Pertambangan, Bahlil: Kami Tak Pandang Bulu!

Azhfar Muhammad, MNC Portal · Senin 25 April 2022 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 25 320 2584871 bkpm-cabut-1-118-izin-usaha-pertambangan-bahlil-kami-tak-pandang-bulu-3FXYVdkOPt.jpg Menteri Investasi Bahlil (Foto: MPI)

JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia memberikan penjelasan terkait perkembangan proses pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) oleh Satuan Tugas (Satgas) Penataan Penggunaan Lahan dan Penataan Investasi.

Dia menyebut pihaknya telah mencabut sebesar 1.118 IUP yang di mana total luas area yang dicabusebesar 2.707.433 Hektar.

โ€œPer 24 April kemarin untuk IUP yang telah kami cabut 1.118 IUP, yang dikonversi ke wilayah sebesar 2.707.443 Hektar,โ€ kata Menteri Bahlil dalam keterangannya di Jakarta, Senin (25/4/2022).

Bahlil menjelaskan Presiden Joko Widodo pada tanggal 6 Januari 2022 telah mengumumkan akan mencabut 2.078 izin Usaha Pertambangan (IUP) dan 192 izin penggunaan kawasan hutan dan 34 448 Ha Hak Guna Usaha (HGU) Hak Guna Bangunan (HGB) yang tidak dijalankan, tidak produktif, dialinkan ke pihak lain, maupun tidak sesuai dengan peruntukan atau peraturan.

โ€œIUP ini terdiri dari Nikel, 102 IUP, Bauksit 50 IUP, Batu Bara 271 IUP, Timah 237 IUP, Tembaga 141 IUP, Emas 59 IUP dan Mineral lainnya 385 IUP,โ€ tambahanya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Adapun latar belakang dari pencabutan izin IUP tersebut dikarenakan pemerintah telah memberikan izin namun tidak dipergunakan sebagai mestinya, misal digadaikan di Bank atau diperjualbelikan.

โ€œKami cabut iup ini tak pandang bulu, Tak ada konflik kepentingan interest dan kami hanya baca diktum dan kami berani jamin ini yang perlakuannya kepada siapapun. Tak ada diskriminatif,โ€ ungkap dia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini