Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tekanan Ekonomi, Masyarakat Tahan Belanja untuk Lebaran 2022

Tekanan Ekonomi, Masyarakat Tahan Belanja untuk Lebaran 2022
Masyarakat Masih Tahan Belanja saat Mudik Lebaran 2022. (Foto: Okezone.com/VOA)
A
A
A

Mendekati Hari Raya Idul Fitri warga memadati jalan-jalan dan pasar di Gaza City, tetapi mereka sangat berhitung untuk membeli barang-barang yang dibutuhkan. Gaza memang termasuk wilayah yang diblokade ketat oleh Israel dan Mesir untuk mengisolasi Hamas, kelompok militan yang telah menguasai Gaza sejak tahun 2007.

Tetapi para pedagang mengatakan kenaikan harga kali ini lebih dikarenakan dampak perang Rusia di Ukraina, bukan karena pemblokiran wilayah itu. Selain itu sejak pandemi Covid-19 memang telah terjadi peningkatan biaya transportasi untuk distribusi barang dan jasa. Padahal Gaza sangat tergantung pada impor.

Warga di Baghdad, Irak, juga memenuhi toko dan pasar sehari menjelang Idul Fitri. Pasar Shorja, salah satu pasar paling besar di Baghdad, warga berdesak-desakan membeli kebutuhan hari raya, terutama pakaian baru, permen dan coklat, serta kacang-kacangan. Namun para pedagang mengatakan warga sangat berhitung cermat untuk menggunakan uang mereka, sebagaimana yang disampaikan salah seorang pedagang di Pasar Shorja, Karar Ali Saheb.

“Jika mereka membelikan pakaian baru untuk satu anak, maka anak yang lain tidak. Mungkin ada kekecewaan, tetapi mereka sangat hati-hati karena biaya hidup kini sangat tinggi,” ujar Karar.

Pada tahun 2020 Bank Sentral Irak mendevaluasi mata uang dinar hingga lebih dari 20% sebagai tanggapan terhadap krisis likuiditas yang parah. Langkah itu sempat menimbulkan kemarahan publik. Meskipun kebijakan itu diambil dua tahun lalu, para pedagang dan pembeli sama-sama masih merasakan dampaknya.

Berbeda dengan warga Muslim di Pakistan, Gaza dan Irak yang merayakan Idul Fitri pada hari Senin (2/5), warga di Afghanistan telah merayakan Idul Fitri pada hari Minggu (1/5). Ribuan warga Kabul memadati masjid-masjid di seluruh kota itu untuk sholat Eid, meskipun sempat muncul rasa masgul mengingat serangkaian serangan bom bunuh diri yang terjadi di masjid-masjid saat sholat Jumat pada tanggal 29 dan 22 April lalu.

“Sempat juga terlintas di benak saya bagaimana jika hal itu (ledakan bom bunuh diri.red) terjadi. Tapi saya buru-buru menepisnya. Semoga Allah SWT melindungi kita semua,” ujar Najibullah Khan kepada Associated Press.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement