4. Periksa kondisi kendaraan
Tidak kalah prioritas, periksalah kendaraan Anda bila menggunakan kendaraan pribadi. Pastikan mesin mobil atau sepeda motor dalam kondisi baik dan berfungsi optimal. Kampas rem, kopling, aki mobil, tekanan ban, dan lampu sein juga dalam kondisi prima.
Pastikan bahan bakar cukup dan Anda sudah mengetahui titik-titik lokasi SPBU di sepanjang jalur menuju kota. Tak lupa, isilah dompet elektronik (e-wallet atau e-money) Anda jika melintasi ruas jalan tol.
5. Membeli Oleh-oleh

Pulang mudik membawa Keripik Sanjai, penganan khas yang amat populer sebagai oleh-oleh khas kota Bukittinggi, Sumatra Barat. (Foto: Barry Kusuma)
“Tradisi” tak tertulis lainnya ketika kembali dari kampung halaman adalah menjinjing oleh-oleh. Apalagi jika bukan makanan khas suatu daerah atau kerajinan khas daerah setempat. Keistimewaan budaya #DiIndonesiaAja adalah tiap daerah mempunyai ciri khas makanan dan kerajinan tangannya.
Camilan khas daerah ini bisa Anda bawa untuk kerabat dan tetangga di rumah sebagai buah tangan. Beberapa camilan khas untuk oleh-oleh yaitu bika ambon dan bolu gulung dari Medan (Sumatra Utara), keripik merah pedas-manis dari Padang (Sumatra Barat), keripik ikan dari Palembang (Sumatra Selatan), dodol durian dan keripik pisang dari Lampung, kuku macan dari Balikpapan (Kalimantan Selatan), manisan buah carica khas Dieng (Jawa Tengah), lumpia (Jawa Tengah), bakpia (Yogyakarta), dan brem dari Madiun (Jawa Timur). Selain camilan, Anda juga bisa #BeliKreatifLokal berupa kerajinan khas masyarakat di lokasi mudik mulai dari kain khas daerah, perhiasan, kerajinan kayu, dan keramik.

Gelang aksara jawa khas Yogyakarta bisa dijadikan oleh-oleh untuk kerabat (Foto : Instagram @henju.by.gracy)
Meskipun terdengar sederhana, membeli oleh-oleh dari masyarakat di sekitar lokasi mudik ini sangat berarti. Anda secara tidak langsung mendukung UMKM dan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.