Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Kian Anjlok Hampir 5% ke 6.913, Bakal Trading Halt Lagi?

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 09 Mei 2022 |14:05 WIB
IHSG Kian Anjlok Hampir 5% ke 6.913, Bakal <i>Trading Halt</i> Lagi?
IHSG Anjlok Hampir 5% (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kian anjlok hampir 5% usai perdagangan sesi I. Siang ini, IHSG melemah 4,36% ke level 6.913 pada pukul 14.00 WIB.

Jika IHSG anjlok lebih dari 5%, apakah BEI akan mengambil kebijakan trading halt?

Trading halt adalah penghentian perdagangan selama 30 menit karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun dalam batas tertentu.

Pada 11 Maret 2020, Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan trading halt selama 30 menit diberlakukan jika IHSG turun hingga 5%. Hal tersebut bertujuan agar pasar saham rehat sejenak dan melakukan perhitungan, sekaligus mencegah kejatuhan lebih dalam.

 

Baca Juga: IHSG Sesi I Anjlok Hampir 4%, Terpental ke Level 6.000

Namun, menurut analis, IHSG anjlok karena aksi profit taking yang normal setelah kenaikan yang terjadi jauh sebelum libur Lebaran.

"Menurut saya wajar dan sudah terukur karena sejak awal tahun pasar mengabaikan potensi sentimen Fed rate, dan ini memicu outflow, makanya asing net sell per hari ini dan lumayan besar," kata Analis Panin Sekuritas William Hartanto saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (9/5/2022).

Sebelumnnya, sejalan dengan koreksi market, investor asing terpantau melakukan net sell akumulatif sebesar Rp1,64 triliun, terdiri dari profit taking di pasar regular Rp1,69 triliun, dan net buy di pasar reguler Rp52,21 miliar.

Pembelian asing terhadap sejumlah emiten big caps di pasar reguler antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp91,9 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp51,4 miliar, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp34,0 miliar.

Net sell asing di pasar reguler yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp784,8 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp485,7 miliar, dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp210,9 miliar.

Saham-saham yang masuk top gainers, yaitu PT Trimitra Propertindo Tbk (LAND) melesat 34,31% di Rp137, PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) menguat 24,00% di Rp2.480, dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melejit 18,18% di Rp234.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT Astra International Tbk (ASII) melemah 6,93% di Rp7.050, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) turun 6,81% di Rp356, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 6,70% di Rp8.350.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement