Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pendapatan Harum Energy (HRUM) di Kuartal I-2022 Melesat 166% Berkat Ekspor Batu Bara

Dinar Fitra Maghiszha , Jurnalis-Rabu, 11 Mei 2022 |11:20 WIB
Pendapatan Harum Energy (HRUM) di Kuartal I-2022 Melesat 166% Berkat Ekspor Batu Bara
Pendapatan HRUM meningkat berkat ekspor batu bara (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Harum Energy Tbk (HRUM) membukukan pendapatan sebesar USD152,17 juta pada kuartal I 2022. Pendapatan HRUM naik 166,6% dibandingkan pendapatan periode sama tahun lalu senilai USD57,08 juta.

Melansir keterbukaan informasi BEI, Rabu (11/5/2022), emiten pertambangan batu bara itu mampu memaksimalkan pendapatan dari kontrak penjualan batu bara sebanyak USD149,38 juta, dan pendapatan sewa USD2,79 juta. Pasar ekspor menjadi motor pemasukan perseroan, yang sebagian besar diserap oleh negara-negara di Asia Timur yakni China, Korea Selatan, dan Jepang, dengan total sebesar USD117,35 juta.

Dua pelanggan utama yang menyerap lebih dari 10 persen pemasukan perseroan adalah China Huaneng Group Fuel Co., Ltd, yang meningkat dari USD26,23 juta, menjadi USD96,21 juta. Selanjutnya Equentia Natural Resources Pte., Ltd, sebesar USD17,05 juta.

Kenaikan pendapatan mendongkrak beban pokok pendapatan dari USD30,62 juta, menjadi USD55,26 juta. Alhasil laba tahun berjalan perseroan mencapai USD77,20 juta, melejit 249,16% dibandingkan periode sama tahun 2021 sebesar USD22,10 juta.

Adapun laba bersih perseroan melesat 255,05% dari USD17,68 juta menjadi USD62,80 juta. Dengan demikian laba per saham dasar perseroan tumbuh menjadi USD0,023, dari sebelumnya USD0,006.

Per 31 Maret 2022, total aset perseroan tumbuh 13,18% menjadi USD989,89 juta, dari posisi aset akhir 2021 sebanyak USD874,62 juta. Liabilitas membengkak dari USD223,95 juta pada akhir tahun lalu menjadi USD245,35 juta hingga triwulan satu tahun ini, sementara jumlah ekuitas meningkat dari USD650,67 juta menjadi USD744,53.

Sementara posisi kas dan setara kas akhir periode perseroan mencapai USD200,21 juta, atau lebih tinggi dari akhir 2021 sebesar USD146,03 juta.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement