Share

Ekonomi RI Membaik, tapi Kenapa Lapangan Kerja Masih Sedikit?

Heri Purnomo, Jurnalis · Kamis 12 Mei 2022 13:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 320 2593017 ekonomi-ri-membaik-tapi-kenapa-lapangan-kerja-masih-sedikit-dS9jqfWcmU.JPG Ilustrasi lapangan kerja. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti mengatakan meskipun ekonomi Indonesia sudah membaik, namun lapangan pekerjaan di Indonesia masih sedikit.

Menurutnya, hal ini karenakan masih adanya pandemi Covid-19 di Indonesia.

Dia menjelaskan untuk mengurangi angka pengangguran di Indonesia, pemerintah perlu menyelesaikan masalah Covid-19 terlebih dahulu.

 BACA JUGA:Kawal Pemulihan Ekonomi RI di Tengah Krisis Dunia, Sri Mulyani: Tugas Kita Masih Sangat Menantang

"Kalau Covid-19 ini angkanya sudah mulai turun atau bahkan zero itu adalah suatu sinyal bahwa ekonomi sudah menggeliat dan ini sinyal juga bagi sektor usaha untuk hidup lagi," ujarnya dalam Marketing Review di IDX Channel, Kamis (12/5/2022).

Menurutnya, jika sektor usaha sudah hidup lagi, maka kebutuhan tenaga kerja akan meningkat.

Kemudian, dia menyarankan pemerintah untuk mengatasi tiga masalah struktural yang menjadi penyebab tingginya pengangguran di Indonesia.

"Solusinya yaitu pemerintah harus mendorong tenaga kerja Indonesia agar lebih berdaya saing dengan meningkatkan kualitas pendidikannya, meningkatkan kualitas skill, mengubah kurikulum di Indonesia dengan menyesuaikan kebutuhan pasar tenaga kerja, serta menciptakan kolaborasi pihak swasta dengan pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja," jelasnya.

Selain tiga masalah struktural tersebut, dia menambahkan bahwa pemerintah harus menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Dia menilai hal tersebut dapat meningkatkan lapangan kerja.

 BACA JUGA:Lebaran hingga Indeks Manufaktur Bikin Ekonomi RI Semakin Menggeliat

"Kalau iklim usaha yang kondusif di Indonesia itu tercipta, maka investor akan masuk dan bikin pabrik sehingga rekruitmen juga akan meningkat," pungkasnya.

Seperti diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah pengangguran di Indonesia ada sebanyak 8,40 juta orang per Februari 2022.

Jumlah itu turun sekitar 350.000 orang dari posisi per Februari 2021 yang mencapai 8,75 juta orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini