Share

RI Jadi Negara Maju, Tambah Jumlah Pengusaha! Jangan Terlalu Banyak Aktivisnya

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Kamis 12 Mei 2022 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 12 320 2593124 ri-jadi-negara-maju-tambah-jumlah-pengusaha-jangan-terlalu-banyak-aktivisnya-tIXnptCrZg.jpg Menkop Teten Dorong Jumlah Pengusaha Semakin Banyak. (Foto: Okezone.cpom/MPI)

JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan indikator menjadi negara maju adalah banyaknya pengusaha di negara tersebut. Oleh karena itu, pemerintah tengah gencar untuk mencetak pengusaha-pengusaha baru.

"Kita semua tahu semua lembaga dunia memprediksikan Indonesia di tahun 2045 itukan menjadi 4 besar. Prasyarat untuk menjadi negara maju itu adalah kita harus menambah jumlah pengusaha, jangan terlalu banyak aktivisnya," kata Menkop Teten, pada konferensi pers di Kantor Kemenkop UKM, Kamis (12/5/2022).

Baca Juga: Makin Modern! 18,5 Juta UMKM Sudah Masuk Ekosistem Digital

Teten menjelaskan, untuk menjadi sebuah negara dengan kekuatan ekonomi yang besar, minimal 4% jumlah populasi di suatu negara harus menjadi pengusaha besar.

"Sekarang negara maju kan rata-rata antara 12-14% (jadi pengusaha)," sambung Menkop Teten.

Baca Juga: 18,5 Juta UMKM On-Boarding dan Go Digital, Kualitasnya Bagaimana?

Selaku Ketua Pelaksana Perpres Kewirausahaan, Teten menyebutkan fokus pemerintah menciptakan 1 juta pengusaha baru yang bakal tersebar di seluruh Indonesia

"Kita ingin menaikan jumlah wirausaha, kita ingin nambah sekitar 1 juta wirausaha, ada yang dibawah kementerian itu 400 ribu," kata Menkop Teten.

Sehingga diharapkan kenaikan jumlah wirausaha usaha tersebut lebih banyak dari jumlah aktivis yang menurut Menkop Teten tidak berkontribusi banyak pada pertumbuhan Indonesia.

"Ini bagian dari upayakan pemerintah untuk menyiapkan Indonesia menjadikan negara maju," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini