Share

Girder Proyek Tol Jadi Pemandangan Tersendiri saat Melintas, Apa Itu?

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 16 Mei 2022 09:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 13 320 2593630 girder-proyek-tol-jadi-pemandangan-tersendiri-saat-melintas-apa-itu-F7Rk3JH2G3.jpg Proyek Jalan Tol. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pengerjaan kontruksi proyek jalan tol menjadi salah satu pemandangan saat melintas di jalan bebas hambatan. Komponen-komponen pengerjaan jalan yang kerap dilihat seperti jembatan atau balok yang terbuat dari beton, baja dan berada di antara dua penyangga (bisa berupa pier atau abutment) yang disebut girder.

Girder pun kini menjadi salah satu komponen yang kerap digunakan untuk jalan tol di Indonesia. Pasalnya, girder dibuat secara praktis dan cepat, namun tetap terjamin kekauatannya.

Baca Juga: Keren, Ada Jalur Gajah dan Beruang di Proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai

Mengutip Instagram Kementerian PUPR, dijelaskan mengenai komponen yang sering dilihat saat berkendara di jalan tol. Girder berfungsi untuk menyalurkan beban di atas konstruksi agar bisa dikirimkan ke struktur di bagian bawah, yakni abutment. Tujuannya supaya bisa diredam dan menghindari persimpangan beban atau gaya.

Panjang girder memiliki bentang 20-40 meter. Di mana penggunaan girder untuk kontruksi yang memerlukan bentang panjang seperti jembatan layang atau jalan tol.

Baca Juga: Tak Lagi Gratis! Tol Sigli-Banda Aceh Resmi Berbayar Hari Ini, Berikut Tarifnya

Nah, bentuk girder yang sering kita lihat seperti balok I, kotak atau box atau sering disebut box girder. Ada juga yang berbentuk T seperti di proyek Flyover Kopo, Jawa Barat.

Kok bisa girder tahan beban kendaraan sebegitu banyak. Terbuat apa girder tersebut?

Menurut Kementerian PUPR, bahan girder itu beton dan material baja. 2 bahan tersebut jadi pilihan pembuatan girder yang kerap digunakan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini