Share

Tarif Listrik Mau Naik, Laju Inflasi mesti Diwaspadai

Heri Purnomo, Jurnalis · Kamis 19 Mei 2022 18:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 320 2596986 tarif-listrik-mau-naik-laju-inflasi-mesti-diwaspadai-TtVObQ3e4Y.jpg Tarif listrik akan naik (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Pemerintah berencana menaikkan tarif listrik. Adapun tarif listrik yang dinaikkan adalah pelanggan golongan 3.000 VA ke atas.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah mengatakan kenaikan tarif listrik berpotensi meningkatkan inflasi.

Menurut Piter, kenaikan tersebut cepat atau lambat akan berdampak ke masyarakat bawah yang tidak menggunakan daya listrik 3.000 VA.

"Kenaikan ini tetap akan mendorong kenaikan inflasi yang pada gilirannya tetap akan berdampak terhadap masyarakat miskin," ujarnya saat dihubungi MNC Portal, Kamis (19/5/2022).

Menurut Piter, jika tarif listrik dengan daya 3.000 VA naik maka pemerintah harus siap terhadap konsekuensi yang akan terjadi.

"Memang pemerintah tidak punya banyak pilihan. Pemerintah harus bersiap dengan lonjakan inflasi," kata Piter.

Sebelumnya, pemerintah menyetujui jika tarif listrik bagi pelanggan golongan 3.000 VA ke atas dinaikkan. Hal tersebut dilakukan sebagai respons lonjakan harga komoditas energi.

Seperti diketahui lonjakan harga komoditas energi yang ada saat ini merupakan dampak dari adanya konflik Rusia - Ukraina.

Persetujuan Presiden Jokowi tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani saat rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR dalam rangka meminta kenaikan anggaran subsidi energi di Gedung DPR, Jakarta Kamis (19/5/2022).



1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini