6. Impor RI
Margo mengungkapkan bahwa, secara tahunan, angka impor ini masih mengalami kenaikan 21,97%.
Di mana nilai impor Indonesia tercatat sebesar USD19,76 miliar pada bulan April 2022. Angka ini mengalami turun 10,1% dibanding bulan Maret 2022.
"Sepanjang 2021 dan 2022, impor bulan April selalu mengalami penurunan dibandingkan bulan Maret. Impor sepanjang Januari-April 2022 mengalami tren pelambatan dibanding periode yang sama tahun 2021," jelasnya,
Secara rinci, nilai impor ini dikategorikan dalam 3 sektor. Untuk sektor konsumsi, nilainya mencapai USD1,7 miliar, turun 6,40% month to month (mtm) namun naik 4,21% secara year on year (yoy).
7. Ekspor RI
Adapun untuk nilai ekspor Indonesia pada April 2022 sebesar USD27,32 miliar.
Margo mencatat angka ini naik 3,11% dibandingkan bulan Maret 2022 dan naik 47,76% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2021.
"Sepanjang 2021 dan 2022, peningkatan ekspor pada bulan April selalu lebih rendah dibanding dengan bulan Maret," terangnya.
Secara rata-rata, peningkatan ekspor sepanjang Januari hingga April 2022 lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021.
Serta untuk lebih rincinya, dikategorikan dalam 4 sektor. Untuk sektor pertambangan dan lainnya mengalami kenaikan 18,58% month to month (mtm) dan 182,48% year on year (yoy) dengan nilai USD6,41 miliar. Lalu, sektor migas juga naik 2,01% mtm dan 48,93% yoy dengan nilai USD1,43 miliar.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.