Share

Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA Naik, Rugi PLN Berkurang?

Athika Rahma, Jurnalis · Sabtu 21 Mei 2022 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 21 320 2597904 tarif-listrik-pelanggan-3-000-va-naik-rugi-pln-berkurang-AcPH7RKWEV.jpeg Tarif Listrik Pelanggan 3.000 VA Segera Naik. (Foto: Okezone.com/PLN)

JAKARTA - Tarif listrik pelanggan 3.000 Volt Ampere (VA) segera dinaikan. Rencana ini oun sudah mendapat restu Presiden Joko Widodo.

Di sisi lain, beban keuangan BUMN energi seperti Pertamina dan PLN tertekan akibat harga minyak dunia yang masih tinggi. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, untuk PLN saja diperkirakan rugi mencapai Rp 71 triliun.

Baca Juga: Tarif Listrik Segera Naik, Minyak Goreng hingga Pertamax Sudah Lebih Dulu

Lantas, apakah kenaikan harga ini akan membantu kinerja keuangan PLN yang merugi tersebut?

"Sebenarnya jumlahnya tidak signifikan, karena justru pelanggan terbesar adalah sektor industri dan bisnis," ujar Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (21/5/2022).

Baca Juga: Sinyal Kenaikan Tarif Listrik untuk 13 Golongan, Ini 5 Faktanya

Mamit tidak merinci seberapa besar harusnya kenaikan tarif ditujukan untuk segmen industri dan bisnis. Yang jelas jika memang rencana kenaikan tarif listrik pelanggan 3.000 VA ditujukan untuk membantu kas PLN, maka hal itu tidak akan begitu membantu.

Sampai saat ini, pemerintah masih belum membayar kompensasi biaya subsidi kepada PLN. Hal inilah yang dinilai membuat PLN merugi.

"Cuma satu (solusinya). Bayar kompensasi (subsidi) segera," ujar Mamit saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Sabtu (21/5/2022).

Meski demikian, Mamit tak membantah bila pemerintah memang berada di kondisi sulit dan tidak bisa memprioritaskan seluruh sektor. "Karena beban biaya belanja yang lain juga naik sehingga pemerintah harus mengatur dengan yang lain juga," ungkapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini