Sebagai informasi, tahun ini perseroan berencana melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesa Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement dengan melepas sebanyak-banyaknya 2.185.373.378 lembar saham atau setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Nantinya, dana hasil aksi korporasi ini akan digunakan untuk memperkuat permodalan dan pertumbuhan usaha dalam bentuk modal kerja.
Perseroan menjelaskan, penambahan modal diyakini dapat memperkuat struktur permodalan dan menambah likuiditas saham perseroan di bursa. Selain itu, perseroan percaya aksi korporasi ini akan mendongkrak rasio lancar naik menjadi 85,31%. Dengan kata lain, perseroan memiliki aset lancar yang lebih besar untuk membayar utang jangka pendeknya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.