Share

Merpati Air Dinyatakan Pailit

Feby Novalius, Okezone · Selasa 07 Juni 2022 11:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 07 320 2607028 merpati-air-dinyatakan-pailit-htD2hNNEei.jpg Merpati Air Dinyatakan Pailit. (Foto: Okezone.com/Merpati)

JAKARTA - PT Merpati Airlines resmi dinyatakan pailit. Hal ini setelah Pengadilan Negeri Niaga Surabaya mengabulkan permohononan pemohon, PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA).

Dalam informasi tersebut disampaikan bahwa termohon, Merpati Airlines telah lalai untuk memenuhi isi perjanjian perdamaian yang telah disahkan oleh Putusan Pengesahan Perdamaian Nomor 04/Pdt.Sus-PKPU/2018/ Pengadilan Negeri Niaga Surabaya tanggal 14 November 2018.

Baca Juga: Eks Pilot dan Karyawan Merpati Tagih Pesangon Rp312 Miliar

Dengan demikian, Pengadilan membatalkan Putusan Pengesahan Perdamaian (homologasi) pada Pengadilan Negeri Surabaya Nomor 04/Pdt.Sus-PKPU/2018/ PN.Niaga.Sby, tanggal 14 November 2018.

"Menyatakan termohon (PT Merpati Nusantara Airlines (Persero)), pailit dengan segala akibat hukumnya," demikian dikuti dari situs SIPP PN Surabaya, Jakarta, Selasa (7/6/2022).

Baca Juga: Erick Thohir Sebut Merpati Airlines Bukan BUMN Bangkrut

Pengadilan pun menunjuk Gunawan Tri Budiono, Hakim Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya sebagai Hakim Pengawas. Mengangkat Imran Nating, Muhammad Arifudin, Mohamad Rangga Afianto, Hertri Widayanti dan Herlin Susanto, sebagai Kurator.

Selain itu, PN Surabaya juga menetapkan biaya Kepailitan dan imbalan jasa Kurator akan ditetapkan kemudian setelah Kurator selesai menjalankan tugasnya dan proses kepailitan berakhir ;Menghukum termohon untuk membayar biaya perkara yang timbul dari perkara ini sejumlah Rp1,5 juta

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Sebelumnya, Eks pilot dan karyawan PT Merpati Nusantara (Persero) kembali meminta pesangonnya dibayarkan sebesar Rp312 miliar. Permintaan itu setelah Merpati dinyatakan tutup pada 2014 lalu.

Saat ini proses pembubaran atau likuidasi tengah dibidik Kementerian BUMN melalui PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA. Tuntutan ini disampaikan eks pilot dan karyawan Merpati di depan kantor PPA di kawasan Jakarta Selatan.

Kuasa hukum eks pilot dan karyawan Merpati, Bertua Diana Hutapea mengungkapkan jumlah pesangon yang belum dibayarkan mencapai Rp312 miliar untuk 1.233 eks pilot dan karyawan Merpati.

"Dari sisi hukum persoalan pesangon eks pilot dan karyawan Merpati perkaranya sedang dalam proses homologasi PKPU di Pengadilan Niaga Surabaya," kata Bertua

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini