Share

4 Fakta BLT Subsidi Gaji Tak Kunjung Cair, Apa Jawaban Menaker?

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Minggu 12 Juni 2022 04:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 11 622 2609665 4-fakta-blt-subsidi-gaji-tak-kunjung-cair-apa-jawaban-menaker-8prNzJzM5q.jpg BLT subsidi gaji. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA โ€“ Program bantuan subsidi upah (BSU) atau BLT subsidi gaji dialokasikan oleh pemerintah sebesar Rp8,8 triliun.

Adapun cakupan penerima mencapai 8,8 juta orang.

Berikut fakta Bansos dan BLT yang sudah ditunggu-tunggu pencairannya yang dirangkum di Jakarta, Minggu (12/6/2022).

1. Letak Masalah

Anggota Ombudsman RI Robert Na Endi Jaweng mengatakan, letak masalahnya ada pada proses validasi data pekerja penerima manfaat BSU.

โ€œKami melihat ada masalah pada proses validasi data penerima BSU. Perlu di crosscheck. Kami berharap Kemnaker melakukan verifikasi data calon penerima BSU sehingga dapat menyajikan data yang valid serta meminimalisir gagal bayar,โ€ ujar Robert dikutip Sabtu (23/4/2022).

ย BACA JUGA:4 Fakta BLT Subsidi Gaji, Dapat Notifikasi Bantuan Cair Rp1 Juta

2. Saran Ombudsman

Oleh sebab itu, Ombudsman memberikan sejumlah saran terhadap pelaksanaan program BSU Ketenagakerjaan, di antaranya pekerja status dirumahkan agar dibuatkan skema afirmasi dari program BSU.

"Kemudian, bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang PHK atau dipulangkan, pekerja non formal atau Bukan Penerima Upah (BPU) iuran mandiri agar dapat dimasukkan menjadi penerima BSU," lanjut Robert.

Dia juga mengatakan, target sasaran penerima BSU perlu ditambah dengan memasukkan kategori pekerja informal. Sehingga dapat mengurangi kesenjangan pendapatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

โ€œKita tahu tidak semua pekerja masuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Masih cukup banyak pekerja yang belum menjadi peserta juga mereka yang pekerja informal. Sehingga kesenjangan pendapatan pekerja masih ada,โ€ ujarnya.

3. Aktivasi Rekening Himbara Bagi yang Belum Punya

Pekerja mendapatkan notifikasi apabila dana BSU telah tersalurkan ke rekening baru. Rekening baru adalah rekening yang dibuatkan di salah satu Bank Himbara (Mandiri, BRI, BNI, BTN).

Jika tidak memiliki rekening di Bank tersebut. Pekerja diharapkan segera melakukan aktivasi rekening baru agar dapat mencairkan dana BSU.

Begitu juga jika belum memiliki rekening Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) atau Bank Syariah Indonesia (khusus wilayah Aceh), maka Anda akan dibuatkan rekening kolektif oleh Kemnaker yang bekerja sama dengan pihak bank dan perusahaan tempat Anda bekerja.

4. Pencairan Masih dalam Proses

Pencairan BLT Subsidi Gaji sebesar Rp1 juta masih dalam proses. Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Dita Indah Sari mengatakan, BLT Rp1 juta atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2022 saat ini masih dalam penyusunan regulasi.

"Masih proses penyusunan regulasi dan harmonisasi Kementerian Lembaga," ujarnya kepada MNC portal.

Dita belum bisa memastikan kapan pencarian dana BSU akan dilakukan. Pihaknya belum memberikan tenggat waktu yang tepat karena regulasi masih disusun.

"Belum (Kapan kepastian pencariannya dana tersebut turun)," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini