Share

Badai PHK Guncang Startup RI, Investor Pilih Bertahan?

Viola Triamanda, Jurnalis · Rabu 15 Juni 2022 12:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 15 320 2611884 badai-phk-guncang-startup-ri-investor-pilih-bertahan-iTCTaWxTwG.JPG Ilustrasi Startup. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Di tengah badai PHK yang melanda startup, Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia menyatakan dengan optimis bahwa tidak akan menahan permodalan mereka.

Pihak Amvesindo juga menyatakan sikap optimis, mengingat market di Indonesia yang masih menggiurkan.

"Pihak modal ventura tidak akan mengurangi modal investasi untuk perusahaan startup di Indonesia, karena kan saat ini startup sedang melakukan efisiensi, bukan ditutup" jelas Ketua Umum Amvesindo Jefri R. Sirait pada acara Power Breakfast IDX TV di Jakarta, Rabu (15/6/2022).

 BACA JUGA:Dikabarkan Lakukan PHK Massal, Shopee Hengkang dari Spanyol

Dia berkata startup masih memiliki banyak kesempatan besar untuk mengadakan perbaikan-perbaikan diberbagai sektor di Indonesia.

Tentu saja hal ini didukung dengan banyaknya investor yang ada di Indonesia, oleh sebab itu Amvesindo masih optimis dengan perusahaan startup.

"Menurut saya Indonesia bukanlah emerging market lagi, jadi semakin banyak kesempatan untuk perbaikan di berbagai sektor, itu yang harus diisi dan dimanfaatkan. Jadi ditahun ini kita akan meninjau kembali market tersebut" ucapnya.

Menurutnya, modal ventura pun tidak akan meniadakan investasi untuk startup.

Jika memang startup nya dinilai masih belum menarik dan berpeluang besar, maka Amvesindo biasanya akan menunda pengucuran dana.

"Kita adanya menunda, bukan meniadakan, jika memang belum attractive maka kita tunda dulu sembari berkonsultasi dengan Founder dan Co Founder startup yang bersangkutan" jelasnya.

Jefri juga mengatakan bahwa fenomena PHK yang terjadi saat ini di perusahaan startup Indonesia bukanlah sebuah hal yang besar.

"Efisiensi karyawan merupakan sebuah upaya yang biasa terjadi agar perusahaan tetap bisa bertahan ditengah-tengah kesulitan yang dihadapi," tandasnya.

Seperti diketahui saat ini badai PHK karyawan startup tengah melanda Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini