Share

Widodo Makmur Perkasa (WMPP) Targetkan Pendapatan Rp7,1 Triliun hingga Akhir Tahun

Viola Triamanda, Jurnalis · Selasa 21 Juni 2022 15:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 21 278 2615489 widodo-makmur-perkasa-wmpp-targetkan-pendapatan-rp7-1-triliun-hingga-akhir-tahun-pl4S9RZg65.jpg Widodo Makmur Perkasa targetkan pendapatan Rp7,1 triliun. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) targetkan pendapatan di tahun ini sebesar Rp7,1 Triliun dengan gross profit Rp1,2 triliun secara konsolidasi dan laba komprehensif Rp498 miliar.

"Consolidated comprehensive income mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya sekitar 60%. Pada tahun ini ada diangka Rp 498 miliar," kata Direktur Keuangan WMPP Eko Agmi Andriana dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (15/6/2022).

Sementara itu target pendapatan tahun ini kontribusi terbesar berasal dari usaha peternakan unggas mencapai 45%, naik dari periode 2021 sebesar 42%.

 BACA JUGA:Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) Putuskan Tak Bagi Dividen

Lalu kontribusi peternakan sapi diharapkan sebesar 30% pada 2022, meskipun target itu lebih rendah dari capaian tahun 2021 sebesar 35%.

Kemudian disusul kontribusi pendapatan dari daging sebesar 13% pada 2022 yang juga lebih rendah dari periode 2021 yang sebesar 15%.

Perseroan turut menargetkan kontribusi pendapatan dari komoditas sebesar 10% pada 2022.

Serta dari sektor konstruksi sebesar 2% pada 2022.

Per Maret 2022, penjualan perseroan naik sebesar 9,2% secara tahunan atau year on year menjadi Rp1,10 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp1 triliun.

Beban pokok penjualan naik menjadi Rp944,47 Miliar dari periode sama tahun sebelumnya Rp867,93 Miliar.

Widodo Makmur Perkasa juga menyetujui untuk tidak membagikan dividen dari laba tahun 2021 sebesar Rp301,83 Miliar.

Hal ini didasari pertimbangan dari kebutuhan dana investasi untuk pengembangan bisnis.

“Kami baru IPO akhir tahun lalu. Memang kami masih konsentrasi pada investasi. Laba tahun buku 2021 akan digunakan sebagai laba ditahan dan perusahaan tidak membagikan dividen dari laba tersebut," ucap Direktur Utama WMPP, Tumiyana.

Diketahui salah satu investasi yang akan dilakukan tahun ini adalah menambah usaha di bidang energi.

Pihaknya telah meminta persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk melakukan penambahan usaha di bidang energi ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini