Sehingga negara ini utamanya bergantung pada pasokan bahan bakar domestik untuk kebutuhan listrik, dan mengendalikan harga listrik dan bahan bakar lokal dan produksi batubara domestik untuk mencoba memastikan daya terjangkau yang memadai tersedia.
Setelah sempat terjadi krisis listrik tahun lalu, penambang batu bara domestik sepatutnya meningkatkan produksi ke tingkat rekor, mengakibatkan persediaan batu bara di perusahaan China naik 50 juta ton dari tahun sebelumnya menjadi 159 juta ton pada Mei, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh perencana negara.
Apalagi sebagian besar adalah batu bara dengan nilai kalor sedang dan rendah sehingga pembangkit listrik perlu membakar lebih banyak untuk menghasilkan jumlah listrik yang sama seperti dari batu bara dengan nilai kalor yang lebih tinggi, kata Zhai. Namun, tidak ada angka untuk jumlah batu bara dengan nilai kalor rendah dalam persediaan yang segera tersedia.
"Beberapa pabrik di wilayah China selatan mencatat kenaikan penggunaan batu bara sebesar hampir 15 persen pada akhir Mei dari tahun lalu, tetapi volume pembangkit listrik yang dihasilkan hampir sama," ucap pedagang lain yang berbasis di China.
Kini, Dewan Listrik China memperkirakan pada bulan April bahwa beberapa wilayah, termasuk China selatan dan timur, akan mengalami pasokan listrik yang ketat pada jam sibuk di musim panas.
Pada penurunan pasokan batu bara berkualitas tinggi China telah diperburuk oleh perubahan besar dalam impor batu bara China sejak Beijing memberlakukan larangan tidak resmi atas impor dari produsen batu bara kualitas tinggi Australia pada akhir 2020. Selain itu juga terdapat peningkatan pembelian dari pemasok batu bara kualitas rendah di Indonesia dan Mongolia.
Sebagai informasi, impor biasanya mencapai sekitar 7 persen dari total konsumsi batu bara China dan sangat penting untuk pembangkit listrik di wilayah pesisir.'
Hal ini pun menyebabkan peningkatan impor batu bara oleh pembeli Eropa yang ingin menggantikan pasokan batu bara dan gas Rusia juga telah mengurangi pasokan batu bara bermutu tinggi dan mendorong harga batu bara internasional jauh di atas harga domestik China, membuat impor tidak layak secara ekonomi bagi banyak perusahaan listrik China.
Sementara untuk menjaga potensi kekurangan pasokan listrik, Beijing telah mendorong produsen pembangkit listrik tenaga air dan energi terbarukan untuk menghasilkan listrik sebanyak mungkin untuk memperlambat laju pembakaran pasokan batu bara.
(Zuhirna Wulan Dilla)