Share

Mentan Sebut Perubahan Iklim Jadi Tantangan Sektor Pertanian

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Rabu 22 Juni 2022 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 320 2616127 mentan-sebut-perubahan-iklim-jadi-tantangan-sektor-pertanian-7mMjHyXTgL.JPG Mentan Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Antara)

JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan isu perubahan iklim menjadi tantangan berat sektor pertanian ke depan.

Apalagi pandemi COvid-19 telah menyebabkan peningkatan inflasi di banyak negara maju seluruh dunia.

Menurutnya, tingkat inflasi di Indonesia tergolong lebih rendah jika dibandingkan negara lain.

 BACA JUGA:Ditanya soal Isu Reshuffle, Ini Reaksi Syahrul Yasin Limpo

"Ekonomi dunia menjadi surut, Amerika sekarang inflasinya menuju 8,2%, itu kata IMF dan world bank, Jepang diatas 4%, bahkan data menunjukan negara Turki itu inflasinya hampir 62%," ujar Mentan SYL pada sambutannya dalam acara peringatan hari Krida Pertanian, Rabu (22/6/2022).

Dia menyebut bahwa hal itu bisa terjadi karena disebabkan oleh sektor pertanian yang cukup kuat.

Sehingga bisa menjadi bantalan ekonomi yang penolong inflasi.

"Alhamdulillah Indonesia 3,2%, termasuk negara paling sukses menghadapi covid 19 kemarin," jelasnya.

Namun, bukan berarti pasca pandemi sektor pertanian tidak memiliki tantangan.

Hal tersebut dikhawatirkan bakal mempengaruhi siklus tanam maupun panen.

"Biarkan bumi berguncang dengan krisis pangan dan energi, tapi pertanian Indonesia insyaallah semakin maju dan mandiri, apakah mungkin, ya mungkin," tegasnya.

Mentan mengatakan bahwa sektor pertanian ke depan harus lebih meningkatkan produktivitasnya.

Bukan hanya untuk pemenuhan pangan dalam negeri, namun juga bisa menjadi penyuplai ke negara lain.

"Kita harus tingkatkan produktivitas kita, kita harus persiapkan stok kita untuk dimakan oleh bangsa ini, tetapi sekaligus ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk mengakses pasar dunia melalui ekspor yang mungkin kita lakukan," ucapnya.

"Kita penuhi kebutuhan nasional yang lebih, tentu saja ini menjadi peluang ekspor dari permintaan negara lain," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini