Share

Minta Rp4,6 Triliun, Kementan Tambah Vaksin dan Beri Bantuan Penggantian Hewan Ternak

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Senin 27 Juni 2022 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 27 320 2619220 minta-rp4-6-triliun-kementan-tambah-vaksin-dan-beri-bantuan-penggantian-hewan-ternak-KBr3ZARhoh.JPG Mentan Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus menjadi perhatian pemerintah.

Sampai-sampai, Kementerian Pertanian (Kementan) mengusulkan ada penambahan anggaran untuk penanganan PMK yang semulanya hanya Rp4,42 triliun, kini menjadi Rp4,66 triliun.

“Kami melakukan re-evaluasi terhadap usulan anggaran. Sehingga sekatang, totalnya Rp4,66 triliun,” ujar Sekretaris Jenderal Kementan, Kasdi Subagyono dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR Jakarta, Senin (27/6/2022).

 BACA JUGA:Cegah Penularan PMK, Sapi Kurban Presiden Jokowi Dikarantina

Kasdi merinci anggaran tersebut kelak akan digunakan untuk pengadaan vaksin dan sarana pendukungnya Rp2,6 triliun, operasional vaksinasi Rp866,2 miliar, pendataan ternak Rp570 miliar, bantuan penggantian ternak Rp225 miliar, serta penanganan dan pencegahan penyebaran PMK Rp159,5 miliar.

"Pengadaan vaksin dan sarana pendukungnya Rp2,6 triliun, total dua kali vaksin ditambah satu kali vaksin booster. Jumlah dosisnya 43,6 juta dosis yang akan kita adakan dalam rangka untuk vaksinasi ternak," jelas Kasdi.

Jumlah tersebut termasuk pengadaan vitamin dan obat-obatan sebanyak 3,3 juta, 312 kilogramdisinfektan, logistik pendukung vaksinasi dan logistik pendukung obat-obatan, rantai dingin, distribusi vaksin dan obat, pengujian cepat pra vaksinasi, alat dan mesin produksi vaksin Rp65 miliar, dan pengambilan dan pengujian PMK.

Kemudian untuk pendataan ternak, Kasdi menuturkan bahwa Kementan mengusulkan anggaran sebesar Rp570 miliar.

Pendataan ternak ini meliputi pendataan dan penandaan ternak, aplikasi pendataan ternak, operasional pendataan, hingga keperluan advokasi penanganan PMK.

Selanjutnya untuk bantuan penggantia ternak dianggarkan sebesar Rp225 miliar untuk 500.000 ekor ternak dengan besaran per ekor ternak mendapat Rp15 juta.

Kendati demikian dia mengatakan biaya pergantian yang disetujui adalah Rp10 juta per ekor.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini