Share

Semen Indonesia (SMGR) Tebar Dividen Rp1,02 Triliun

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Rabu 29 Juni 2022 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 29 278 2620345 semen-indonesia-smgr-tebar-dividen-rp1-02-triliun-9uG58MNVJy.jpg Semen Indonesia bagikan dividen (Foto: Freepik)

JAKARTA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) akan membagikan dividen senilai Rp1,02 triliun atau setara 50,66% dari total laba tahun 2021. Sisanya, Rp997,19 miliar atau 49,34% ditetapkan sebagai cadangan lainnya.

”Dari jumlah dividen yang dibagikan itu, pemerintah mendapatkan Rp522,34 miliar berkat kepemilikan saham sebesar 51,01%," kata Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni.

Adapun, sisa laba senilai Rp501,65 miliar dibagikan kepada pemilik saham publik atau setara 48,99% total saham. Artinya, dividend per share (DPS) pada tahun buku 2021 sebesar Rp172,62 per lembar saham. Pada tahun 2021, SIG mencatatkan total pendapatan sebesar Rp34,96 triliun. Beban pokok pendapatan meningkat 2,8% YoY menjadi Rp24,01 triliun.

Total volume penjualan SIG pada tahun 2021 meningkat 1,6% menjadi 40,47 juta ton dari tahun 2020 sebesar 39,85 juta ton, terutama dikontribusikan peningkatan penjualan regional yang tumbuh seiring dengan meningkatnya kegiatan ekonomi di berbagai negara tujuan ekspor.

Perseoran membukukan laba bersih sebesar Rp2,02 triliun pada 2021. Sementara pada kuartal I 2022, SIG telah membukukan laba bersih Rp498,55 miliar, naik 10,72% dibandingkan periode yang sama 2021 yang senilai Rp450,26 miliar. Laba ditopang peningkatan penjualan berkat menguatnya permintaan di pasar domestik.

Penjualan SMGR tercatat naik 1,6% menjadi 7,4 juta ton pada tahun ini. Hal ini membuat pendapatan SMGR ikut terkerek menjadi Rp8,14 triliun, naik 0,7% dibandingkan kuartal I 2021 yang sebesar Rp8,08 triliun.

Saat ini, SIG memiliki sejumlah fasilitas produksi guna melayani kebutuhan semen dan bahan bangunan di seluruh Indonesia. SIG telah memiliki lima merek semen yang dipasarkan di Indonesia di antaranya Semen Gresik, Semen Padang, Semen Tonasa, Dynamix, serta Semen Andalas. Selain itu, SIG juga memiliki 1 merek di Vietnam yakni Thang Long Cement.

Di kuartal pertama 2022, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp8,13 triliun, tumbuh tipis dari tahun sebelumnya senilai Rp8,07 triliun. Sementara laba kotor senilai Rp2,25 triliun, turun dari tahun sebelumnya Rp2,37 triliun. Dengan kinerja sepanjang kuartal I/2022, SMGR mencetak laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk senilai Rp498,55 miliar, naik dari Rp450,26 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Adapun, laba yang diatribusikan ke kepentingan non pengendali sebesar Rp24,96 miliar, naik dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp13,29 miliar sehingga total laba tahun berjalan mencapai Rp523,46 miliar, naik dari tahun sebelumnya Rp446,12 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini