Share

Penyebab Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Rp16,8 Triliun

Tim Okezone, Okezone · Kamis 30 Juni 2022 03:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 29 320 2620613 penyebab-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-bengkak-rp16-8-triliun-aX6Cw0BmeT.jpg Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung (Foto: Reuters)

JAKARTA – Penyebab biaya proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) bengkak hingga USD1,176 miliar atau setara Rp16,8 triliun. Namun jumlah ini lebih kecil dari perkiraan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Juru Bicara BPKP Eri Satriana mengatakan, nilai cost overrun tersebut adalah hasil review berdasarkan permintaan Kementerian BUMN. Proses review dilakukan sejak Desember 2021 lalu.

Adapun metode yang digunakan BPKP dalam perhitungan cost overrun dengan melakukan review dokumen atas asersi yang disampaikan Kementerian BUMN melalui wawancara dan pengamatan yang dilakukan di lapangan.

Untuk penghitungannya sendiri, BPKP hanya melakukan cost overrun untuk biaya pembangunan saja, sedangkan biaya operasional setelah kereta cepat beroperasi nantinya tidak termasuk dalam biaya cost overrun.

BPKP, lanjut Eri, tidak mengelak bahwa ada potensi penambahan cost overrun KCJB sebesar Rp2,3 triliun. Pembengkakan ini berasal dari pajak dan pengadaan lahan.

"Pajak tersebut merupakan bukti baru, setelah selesai reviu BPKP karena ada peraturan perpajakan baru dan belum masuk dalam asersi," tutur dia.

Baca Selengkapnya: Biaya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak Rp16,8 Triliun

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini