Share

Polemik Investasi Telkomsel di GOTO, Komisi VI Panggil Analis

Antara, Jurnalis · Kamis 30 Juni 2022 09:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 30 278 2620827 polemik-investasi-telkomsel-di-goto-komisi-vi-panggil-analis-F3wNMmDT44.jfif Komisi VI Bahas Investasi Telkomsel ke GOTO. (Foto: Okezone.com/GOTO)

JAKARTA - Investasi Telkomensel pada perusahaan digital, GoTo menuai pro dan kontra. Komisi VI pun sampai membuat Pantia Kerja (Panja) guna membahas investasi BUMN telekomunikasi tersebut.

Dalam rapat Panja Komisi VI DPR RI, Asisten Profesor Entrepreneurship and Technology Management Interest Group dari SBM ITB Dina Dellyana mengungakapkan bahwa GoTo mampu melakukan pembelian kembali atau buyback saham pakai duit sendiri karena perusahaan memiliki arus kas yang kuat.

Baca Juga: Investasi Telkomsel ke GOTO Dipertanyakan, Untung atau Rugikan Negara?

Pernyataan itu disampaikan menanggapi pernyataan sejumlah anggota parlemen yang beranggapan investasi Telkomsel digunakan GoTo untuk buyback saham milik investor lama.

"Cara mengujinya sangat gampang bisa melihat data laporan keuangan GoTo maupun prospektus saat mereka IPO. Di situ terlihat jelas kemampuan keuangan mereka," ujarnya dalam dalam Rapat Panitia Kerja bersama Komisi VI DPR RI, dikutip dari Antara, Kamis (30/6/2022).

Dina merupakan salah satu narasumber yang didatangkan untuk mengulik investasi perusahaan pelat merah pada perusahaan digital.

Baca Juga: Gelar RUPST, GOTO Sepakat Rombak Susunan Komisaris hingga Direksi

Pada November 2020 lalu, Telkomsel tercatat menanamkan modal sebesar Rp2,1 triliun. Posisi kas GoTo mencapai angka Rp15,3 triliun hingga akhir 2020.

Dina menganalisa dengan masuknya modal pertama Telkomsel sebesar Rp2,1 triliun tersebut, maka investasi anak usaha Telkom itu hanya menyumbang 13,7 persen terhadap total kas GoTo.

Menurutnya, arus kas GoTo sangat kuat bahkan tanpa ada investasi dari Telkomsel.

Berdasarkan data publik, Telkomsel exercise opsi beli saham sebesar 300 juta dolar AS pada Mei 2021, sehingga total investasi Telkomsel di GoTo menjadi Rp6,4 triliun. Kemudian buyback saham GoTo terjadi pada akhir tahun lalu, rentang waktu ini terbilang cukup lama dari masuknya investasi Telkomsel pada Mei 2021.

Selain itu, soal pre-IPO fundraising, sebelum melakukan buyback, GoTo telah melakukan pre-IPO fundraising pada Juli sampai November 2021, dan berhasil mengumpulkan dana lebih dari 1,3 miliar dolar AS.

Sementara mengacu ke laporan keuangan GoTo posisi kas dan setara kas perusahaan adalah Rp17,9 triliun pada September 2021 atau 2,7 kali dari investasi Telkomsel.

Sedangkan, kas GoTo tercatat mencapai Rp31,1 triliun atau 4,85 kali dari total investasi Telkomsel pada Desember 2021. Adapun total dana yang digunakan dalam melakukan pembelian kembali saham adalah sebesar Rp1,7 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini