Share

Rupiah Rp15.000/USD, Masyarakat Buru-Buru Jual Dolar AS?

Rizky Fauzan, MNC Portal · Selasa 05 Juli 2022 19:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 05 320 2624227 rupiah-rp15-000-usd-masyarakat-buru-buru-jual-dolar-as-3tYVRY1X0F.jpg Rupiah Melemah Hari Ini. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Masyarakat jangan buru-buru tukar tukarkan dolarnya meski Rupiah menyentuh Rp15.000 per USD.

Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, fenomena orang kaya menukar Rupiah ke dolar bukan hal baru, di mana aksi spekulasi ini dipicu tren pelemahan Rupiah.

Baca Juga: Rupiah Melemah ke Rp15.000/USD, Sri Mulyani: Indonesia dalam Kondisi Baik

Menurutnya, wajar apabila sebagian masyarakat ingin mengamankan aset dalam bentuk valas. Sejauh ini juga tidak ada larangan penukaran Rupiah ke dolar.

"Sebenarnya kalau perorangan signifikasinya kecil, yang berisiko adalah korporasi melakukan penukaran dolar secara masif untuk kebutuhan deposito, atau keperluan dalam membayar utang luar negeri," kata Bhima saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (5/7/2022).

Baca Juga: Rupiah Melemah ke Rp15.000/USD, Ini Penyebabnya

Bhima menuturkan selain itu ada kencenderungan di tengah volatilitas nilai tukar pelaku usaha ekspor tidak mengkonversi valas dari penerimaan ekspor.

"Akibatnya DHE yang masih berbentuk valas semakin naik tentu ini makin berdampak ke pelemahan rupiah," tuturnya.

Bhima membeberkan. Rupiah secara psikologis berisiko melemah ke level Rp15.500 hingga Rp16.000 dalam waktu dekat. Tekanan akan terus berlanjut dan tergantung dari respon kebijakan moneter.

"Pelemahan kurs dikhawatirkan memicu imported inflation atau kenaikan biaya impor terutama pangan. Sejauh ini imported inflation belum dirasakan karena produsen masih menahan harga ditingkat konsumen. Tapi ketika beban biaya impor sudah naik signifikan akibat selisih kurs maka imbasnya ke konsumen juga," bebernya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini