Share

BEI Sanski 51 Emiten Telat Setor Laporan Keuangan, Ada Garuda Indonesia hingga Bakrie

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Selasa 12 Juli 2022 12:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 12 278 2628040 bei-sanski-51-emiten-telat-setor-laporan-keuangan-ada-garuda-indonesia-hingga-bakrie-QbGfvu0xj6.jpg BEI Sanksi 51 Emiten Telat Setor Laporan Keuangan. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan teguran tertulis untuk kedua kalinya dan denda kepada 51 emiten yang terlambat menyampaikan laporan keuangan interim kuartal I-2022.

"Bursa telah memberikan Peringatan Tertulis II dan denda sebesar Rp50 juta kepada 51 perusahaan tercatat yang tidak memenuhi kewajiban penyampaian laporan keuangan interim secara tepat waktu," tulis BEI dalam pengumumannya, diunggah di keterbukaan informasi, Selasa (12/7/2022).

Berdasarkan catatan bursa, tanggal terakhir penyampaian laporan keuangan interim yang berakhir per 31 Maret 2022 baik yang telah ditelaah secara terbatas maupun tidak, adalah pada 30 Juni 2022.

Namun, hingga tanggal tersebut, sejumlah perusahaan masih belum melampirkan kewajibannya, meskipun BEI sebelumnya telah memberikan Peringatan Tertulis I.

Sebagai informasi, dari total 899 perusahaan tercatat, terdapat 757 perusahaan yang wajib menyampaikan laporan keuangan interim tepat waktu. Data terkini per 30 Juni, setidaknya 704 perusahaan telah melampirkan laporan keuangannya.

Baca Juga: IHSG Sepekan Anjlok 0,80% di Level 6.740

Adapun BEI mencatat terdapat 4 perusahaan yang memiliki tahun buku berbeda, sementara 138 efek dan perusahaan tidak wajib menyampaikan laporan keuangannya.

Dari nama-nama perusahaan yang terlambat, terdapat nama maskapai penerbangan nasional, yakni PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), dan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI).

Selain itu juga terdapat beberapa emiten milik Bakrie, seperti PT Visi Media Asia Tbk (VIVA), PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP), PT Intermedia Capital Tbk (MDIA), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), dan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).

Baca Juga: 20 Aksi Korporasi dan Jadwal RUPS Hari Ini

Berikut adalah daftar 51 perusahaan tercatat yang diberi peringatan tertulis II dan denda Rp50 juta akibat terlambat mengirim laporan keuangan interim per 31 Maret 2022:

1. PT Anugerah Kagum Karya Utama Tbk (AKKU)

2. PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY)

3. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL)

4. PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL)

5. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA)

6. PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE)

7. PT Cowell Development Tbk (COWL)

8. PT Dewata Freight International Tbk (DEAL)

9. PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK)

10. PT Bakrieland Development Tbk (ELTY)

11. PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY)

12. PT Forza Land Indonesia Tbk (FORZ)

13. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA)

14. PT Garuda Maintenace Facility Aero Asia Tbk (GMFI)

15. PT Golden Plantation Tbk (GOLL)

16. PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO)

17. PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME)

18. PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL)

19. PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS)

20. PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY)

21. PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI)

22. PT Steadfast Marine Tbk (KPAL)

23. PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS)

24. PT Grand Kartech Tbk (KRAH)

25. PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP)

26. PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS)

27. PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA)

28. PT Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI)

29. PT Intermedia Capital Tbk (MDIA)

30. PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA)

31. PT Hanson International Tbk (MYRX)

32. PT Nipress Tbk (NIPS)

33. PT City Retail Developments Tbk (NIRO)

34. PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA)

35. PT Polaris Investama Tbk (PLAS)

36. PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL)

37. PT Trinitan Metals And Minerals Tbk (PURE)

38. PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO)

39. PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY)

40. PT Siwani Makmur Tbk (SIMA)

41. PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk (SKYB)

42. PT SMR Utama Tbk (SMRU)

43. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS)

44. PT Sugih Energy Tbk (SUGI)

45. PT Tridomain Performance Materials Tbk (TDPM)

46. PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM)

47. PT Triwira Insanlestari Tbk (TRIL)

48. PT Nusantara Inti Corpora Tbk (UNIT)

49. PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP)

50. PT Visi Media Asia Tbk (VIVA)

51. PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini