Share

Syarat dan Cara Mendaftar Magang di BPJS Kesehatan

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Jum'at 15 Juli 2022 20:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 15 320 2630399 syarat-dan-cara-mendaftar-magang-di-bpjs-kesehatan-09kJ6ONs1n.jpeg BPJS Kesehatan (Foto: Okezone)

JAKARTA – Syarat dan cara mendaftar magang di BPJS Kesehatan akan diulas dalam artikel ini.

BPJS Kesehatan adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan. Di mana, BPJS Kesehatan memberikan sejumlah layanan medis untuk masyarakat.

Dilansir Okezone dari berbagai sumber, Jumat (15/7/2022), sebagai mitra Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, BPJS Kesehatan membuka kesempatan bagi mahasiswa/mahasiswi untuk meningkatkan kompetensi dan berkontribusi positif dalam penyelenggaraan Program JKN-KIS.

Hal ini dilakukan melalui kegiatan Magang dan Studi Independen Bersertifikasi (MSIB). Lantas, apa saja syarat dan cara mendaftar magang di BPJS Kesehatan?

Berikut syarat dan cara mendaftar magang di BPJS Kesehatan yang dilansir Okezone:

1. Mahasiswa dari semua jurusan dengan akreditasi kampus apapun di Indonesia, dengan catatan kampus berada di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

2. Mahasiswa aktif pada jenjang D2/D3/D4/S1 dengan ketentuan semester sebagai berikut pada saat program MSIB dimulai: minimal semester 3; D3: minimal semester 4; D4 dan S1: minimal semester 5.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

3. Mahasiswa berstatus aktif atau belum yudisium selama program MSIB berjalan.

4. Mahasiswa memiliki sisa SKS yang memenuhi syarat yaitu 20 SKS.

5. Data Mahasiswa terdaftar di PDDIKTI dan sudah sesuai. Pastikan nama pada PDDikti sama dengan nama di KTM.

6. Mahasiswa wajib mengunggah dokumen Curriculum Vitae (CV), Transkrip Nilai, Surat Rekomendasi dari universitas, dan Surat Pernyataan Tanggungjawab Mutlak (SPTJM).

7. Mahasiswa diharapkan menjalani program secara penuh waktu (fulltime) dan fokus karena sudah diakui 20 SKS. Mahasiswa boleh sambil mengambil kuliah sebanyak sisa jumlah SKS yang boleh diambil pada semester tersebut (setelah dikurangkan dengan 20 SKS) hanya jika diperbolehkan oleh organisasi mitra, dan menyatakan diri untuk bisa berkomitmen selama menjalani program.

8. Mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi/penerima KIP (Kartu Indonesia Pintar) boleh mengikuti program magang dengan ketentuan uang saku yang diterima merupakan selisih dari uang yang diterima dari Bidik Misi.

9. Mahasiswa memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang terdaftar di Dapodik dan sudah diverifikasi di akun Kampus Merdeka. Jika belum memiliki NISN, silakan ikuti panduannya di sini.

10. Mahasiswa dari berbagai ras, warna kulit, jenis kelamin, bahasa, agama, politik, asal kebangsaan/sosial, properti, kelahiran/status lain seperti disabilitas, usia, status perkawinan & keluarga, orientasi seksual & identitas gender, status kesehatan, tempat tinggal, situasi ekonomi dan sosial.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini