Share

12 Emiten Digembok BEI karena Belum Bayar Listing Fee

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Rabu 20 Juli 2022 15:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 20 278 2633094 12-emiten-digembok-bei-karena-belum-bayar-listing-fee-T4zcZ1CzlO.jpg 12 saham disuspensi BEI (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menggembok atau melakukan penghentian sementara perdagangan 12 saham sejak 18 Juli 2022. Hal tersebut lantaran 12 emiten belum melakukan pembayaran secara penuh biaya pencatatan tahunan (ALF) tahun 2022 dan denda.

Berdasarkan catatan Bursa, hingga tanggal 15 Juli 2022 yang merupakan batas akhir pembayaran pokok dan denda ALF 2022 terdapat 12 perusahaan tercatat yang belum melakukan pembayaran secara penuh. Adapun dari 12 emiten itu, enam di antaranya dikenakan penghentian sementara efek di pasar reguler dan pasar tunai sejak sesi I perdagangan tanggal 18 Juli 2022 di mana sebelumnya berstatus perdagangan aktif.

Keenamnya, yakni PT Bhakti Agung Propertindo Tbk (BAPI), PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI), PT Aksara Global Development Tbk (GAMA), PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP), PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), dan PT Mitra International Resources Tbk (MIRA).

Baca Juga: KKP Selamatkan Kerugian Negara Sebesar Rp30 Miliar dari Tindak Penyelundupan BBL

Sedangkan, enam emiten lainnya, sebelumnya memang sudah dilakukan suspensi efek. Mereka adalah PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM), PT Panasia Indo Resources Tbk (HDTX), PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS), PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP), dan PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini