Share

Segera IPO, Importir BUAH Lepas 200 Juta Saham

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Rabu 20 Juli 2022 17:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 20 278 2633208 segera-ipo-importir-buah-lepas-200-juta-saham-dcYEJ7FnR3.jpg Segar Kumala Indonesia (BUAH) Segera IPO. (Foto: Okezone.com.com)

JAKARTA - Importir buah, PT Segar Kumala Indonesia Tbk segera initial public offering (IPO) dalam waktu dekat. Emiten berkode BUAH itu melepas 200 juta saham atau setara 20% saham yang dilepas dan disetor perseroan.

BUAH menetapkan harga bookbuilding sekitar Rp350 sampai Rp400 per saham, dengan target dana yang diperolah sebesar Rp70 miliar - Rp80 miliar per saham.

Direktur Utama PT Segar Kumala Indonesia Tbk Renny Lauren mengatakan sebagian besar dana yang diperoleh dari IPO akan dialokasi untuk modal kerja atau sebesar 75 persen, sedangkan sisanya untuk membuka cabang baru.

Baca Juga: IPO BUMN, Erick Thohir Ogah Jika Sekedar Listring Gaya-Gayaan

"Perseroan ke depan berencana untuk melebarkan sayapnya pada pasar dalam negeri, dengan membuka cabang atau cold storage di kota-kota besar yang strategis," kata Renny dalam paparan publik PT Segara Kumala Indonesia Tbk (BUAH), di Jakarta Selatan, Rabu (20/7/2022).

Renny memaparkan perseroan telah memiliki 9 cabang cold storage dan distribusi yang tersebar di seluruh Indonesia. Perusahaan juga memiliki 3 jalur distribusi utama dalam menjalankan usahanya yang berpusat di kota besar yakni Medan, Jakarta, dan Surabaya.

Baca Juga: Mau IPO, Habco Trans Maritima Bidik Dana Segar Rp179 Miliar

Buah-buahan yang diimpor oleh Perseroan tiba di 3 pelabuhan utama tersebut untuk selanjutnya didistribusikan ke gudang penyimpanan cold storage perseroan yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

"Kami optimis menyambut pertumbuhan permintaan ini. Berbekal kepiawaian kami di bidang logistik dan networking, kami optimis dapat mencapai target tersebut kedepannya," ujarnya.

Mengintip laporan keuangan perseroan, BUAH mencatat penjualan bersih tahun 2021 senilai Rp1,02 triliun atau meningkat 32,78%, dibandingkan tahun 2020 sebanyak Rp769,21 miliar.

Berkat performa tersebut, laba bersih BUAH meningkat 37,18% menjadi Rp37,73 miliar, dibandingkan tahun 2020 senilai Rp27,50 miliar.

"Hal itu di sebabkan oleh peningkatan kebutuhan dan daya beli masyarakat untuk buah-buahan dan ketersediaan stok barang yang lebih stabil dari tahun sebelumnya terutama untuk item-item yang utama seperti Apel, Anggur, Jeruk, dan Pir," tandas Renny.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini