Share

Kinerja Neraca Pembayaran Diprediksi Surplus 0,3%

Michelle Natalia, Sindonews · Kamis 21 Juli 2022 17:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 21 320 2633927 kinerja-neraca-pembayaran-diprediksi-surplus-0-3-Pua6woFERW.jpg Bank Indonesia (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) diprediksi tetap baik, di tengah meningkatnya tekanan terhadap arus modal.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan bahwa transaksi berjalan triwulan II 2022 diprakirakan mencatat surplus, lebih tinggi dibandingkan dengan capaian surplus pada triwulan sebelumnya, terutama didukung oleh kenaikan surplus neraca perdagangan nonmigas, sejalan dengan masih tingginya harga komoditas global.

"Neraca transaksi modal dan finansial diperkirakan tetap terjaga didukung oleh aliran modal masuk dalam bentuk penanaman modal asing (PMA)," ujar Perry secara virtual di Jakarta, Kamis (21/7/2022).

Sementara itu, investasi portofolio pada triwulan II 2022 mencatat net inflow sebesar USD0,2 miliar. Namun demikian, memasuki triwulan III 2022, hingga 19 Juli 2022, investasi portofolio mencatat net outflow sebesar USD2,0 miliar sejalan dengan ketidakpastian pasar keuangan global yang tinggi.

Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Juni 2022 tercatat sebesar USD136,4 miliar, setara dengan pembiayaan 6,6 bulan impor atau 6,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

"Ke depan, kinerja NPI pada 2022 diprakirakan akan tetap terjaga dengan transaksi berjalan dalam kisaran surplus 0,3% sampai dengan defisit 0,5% dari PDB terutama ditopang oleh harga komoditas global yang tetap tinggi. Kinerja NPI tersebut juga didukung neraca transaksi modal dan finansial terutama dalam bentuk PMA sejalan dengan iklim investasi dalam negeri yang terjaga," pungkas Perry.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini