Share

BCA (BBCA) Raup Laba Bersih Rp18 Triliun di Semester I-2022

Anggie Ariesta, Jurnalis · Rabu 27 Juli 2022 17:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 27 278 2637334 bca-bbca-raup-laba-bersih-rp18-triliun-di-semester-i-2022-0xq5yZDxkV.png Presdir BCA Jahja Setiaatmadja (Foto: MPI)

JAKARTA - PT Bank Central Asia (Persero) Tbk (BBCA) atau BCA dan entitas anak membukukan laba bersih sebesar Rp18,0 triliun di semester I 2022, atau tumbuh 24,9% YoY.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, tingginya pertumbuhan laba itu selaras dengan kenaikan pertumbuhan kredit perseroan. Di mana, penyaluran kredit pada enam bulan pertama tahun 2022 mencapai Rp 38,2 triliun atau tumbuh 13,8%. Pencapaian itu menjadi rekor pertumbuhan kredit tertinggi sepanjang kuartalan.

"Kami melihat momentum permintaan kredit modal kerja yang kuat menjelang perayaan Idul Fitri di kuartal II 2022, serta minat kredit konsumer yang terus membaik. Kami mencatat adanya peningkatan permintaan atas KPR dan KKB selama pelaksanaan BCA Expoversary 2022. Jumlah aplikasi kredit di expoversary tahun ini mampu melebihi capaian rata-rata per event di tahun lalu," ujarnya dalam paparan kinerja BCA semester I-2022, Rabu (27/7/2022).

BCA juga membukukan pertumbuhan positif pada pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) selama semester I-2022, yakni naik 5,3% YoY menjadi Rp 29,8 triliun.

Pendapatan selain bunga tumbuh 8,9% YoY menjadi Rp 11,1 triliun, ditopang kenaikan pendapatan fee dan komisi sebesar 15,0% YoY.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

Secara total, pendapatan operasional tercatat sebesar Rp 40,9 triliun atau naik 6,3% YoY. Seiring dengan peningkatan kualitas aset, biaya provisi tercatat turun Rp 2,8 triliun dibandingkan tahun lalu.

BCA dan entitas anak membukukan peningkatan total kredit sebesar 13,8% secara tahunan (YoY) per Juni 2022, didukung oleh kenaikan berbagai aktivitas bisnis sejalan dengan pelonggaran pembatasan mobilitas.

Total kredit di kuartal II 2022 meningkat Rp38,2 triliun dibandingkan kuartal sebelumnya, menjadi rekor pertumbuhan kredit tertinggi secara kuartalan (QoQ).

Sementara itu, dana giro dan tabungan (CASA) naik 17,3% YoY, salah satunya ditopang

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini