Share

Realisasi Investasi di Indonesia Timur Meroket, Kualitas SDM di Daerah Jadi Tantangan

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Jum'at 29 Juli 2022 14:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 29 320 2638509 realisasi-investasi-di-indonesia-timur-meroket-kualitas-sdm-di-daerah-jadi-tantangan-uo48shPQ5X.jpg Kualitas SDM Jadi Sorotan di Tengan Meningkatnya Investasi di Indonesia Timur. (Foto: okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Realisasi investasi di Indonesia pada kuartal II-2022 mengalami peningkatan 7% jika dibandingkan pada kuartal sebelumnya menjadi Rp302,2 tirliun.

Penyebaran investasi saat ini di dominasi di luar pulau Jawa. Hal menarik karena menjadi pemerataan pembangunan.

Baca Juga: Jokowi-Presiden Korsel Sepakat Buka Akses Pasar dan Atasi Hambatan Perdagangan

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Teguh Dartanto melihat bahwa saat ini Indonesia Timur menjadi magnet baru untuk mendatangkan investasi asing untuk menggarap kekayaan alam yang ada.

Namun sebetulnya meningkatnya realisasi investasi di luar Pulau Jawa menjadi tantangan untuk pemerintah dalam memastikan sumber daya manusia yang ada di wilayah tersebut.

Sebab jika tidak disiapkan bukan menjadi sebuah karangan juga yang menikmati adanya lapangan pekerjaan dari adanya investasi tersebut adalah orang dari Jawa. Pada ujungnya warga di daerah disekitar tidak jadi apa-apa.

Baca Juga: 10 Bos Perusahaan Raksasa Korsel Komitmen Investasi Rp100,69 Triliun di Indonesia

"Sehingga bisa jadi ada PMA ke Indonesia bagian timur, tapi yang mensupport (SDM-nya) nanti dari Jawa-Jawa juga, ini yang harus di dorong, pemerintah daerah juga harus bisa memahami itu," kata Teguh dalam diskusi virtual bersama Kementerian Investasi/BKPM, Jumat (29/7/2022).

Menurutnya realisasi investasi di luar Jawa yang mendominasi saat ini 52,3% merupakan indikasi dan potensi pemerataan pembangunan di masa yang akan datang.

"Ini juga menjadi PR untuk pemerintah daerah, kalau Investasi daerah itu bukan hanya besaran saja, tapi juga melihat sektornya, kalau memang pingin investasi ini mau meng-genarete lapangan kerja yang banyak," kata Teguh.

Teguh menambahkan pemerintah perlu memperkuat kerjasama antara Investor dari luar dengan pengusaha di daerah. Sehingga paling tidak realisasi investasi tersebut juga membentuk suatu ekosistem perekonomian baru.

"Salah satunya bisa diciptakan dengan melakukan kolaborasi dengan pengusaha di daerah untuk menciptakan ekosistem itu," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini