Share

Strategi PGN Bangun 4 Juta Jaringan Gas Rumah Tangga hingga 2025

Rizky Fauzan, MNC Portal · Jum'at 29 Juli 2022 20:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 29 320 2638817 strategi-pgn-bangun-4-juta-jaringan-gas-rumah-tangga-hingga-2025-JCZBGcgNxZ.jfif PGN Bangun 2.500 Sambungan Rumah di Musi Banyuasin. (Foto; Okezone.com/PGN)

JAKARTA - PT PGN Tbk siap menambah jaringan gas rumah tangga (jargas) untuk 2.500 sambungan rumah (SR) di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel).

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Achmad Muchtasyar dalam keterangannya mengatakan, pihaknya berkomitmen mengembangkan pemanfaatan gas bumi untuk domestik guna membantu pemerintah menekan impor energi pada masa transisi energi.

"Sejalan dengan program pemerintah, PGN diamanahkan membangun jaringan gas sebanyak empat juta sambungan sampai dengan 2025. Artinya, suatu support dari Pemkab Musi Banyuasin untuk menyukseskan program tersebut. Apalagi, Musi Banyuasin adalah lumbung energi, artinya kendala sumber gas sudah tidak ada lagi. Semoga apa yang direncanakan ini bisa berjalan dengan baik dan PGN mendukung penuh pelaksanaannya," kata Achmad dalam keterangan tertulis, Jumat (29/7/2022).

Baca Juga: Kebocoran Pipa Gas MT Haryono Gegara Proyek Halte Busway, Waskita Karya Minta Maaf

Sejalan dengan rencana penambahan 2.500 SR jargas tersebut, (Pj) Bupati Musi Banyuasin Apriyadi melaksanakan audiensi dengan manajemen PGN dan menyebut pengembangan jargas tersebut terutama di desa-desa yang sudah berdampingan dengan kecamatan yang sudah ada jargasnya.

Tambahan jargas rencananya dibangun di Kecamatan Sekayu meliputi empat kelurahan yaitu Balai Agung, Soak Baru, Serasan Jaya, dan Kayuara. Sejak 2017 PGN telah melayani 13.385 SR pelanggan aktif di tiga kecamatan Musi Banyuasin yakni Sekayu, Sungai Lilin, dan Bayung Lencir.

Sementara itu, Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz menambahkan minat masyarakat terhadap jargas di kabupaten itu cukup tinggi.

Baca Juga: Kebocoran Pipa Gas di Cawang, PGN Pastikan Sekeliling Lokasi Kejadian Aman

"PGN siap menjadi mitra pemerintah pusat dan daerah untuk memperluas pembangunan jargas di Musi Banyuasin agar lebih banyak lagi masyarakat yang dapat menikmati manfaat gas bumi," ujarnya.

Alokasi gas dari sumber domestik untuk jargas, menurut dia, akan terus diupayakan dapat terserap maksimal bagi kepentingan masyarakat. Selain rumah tangga, gas potensial disalurkan ke sektor UMKM, industri, dan komersial.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

Nilai lebih menggunakan jargas bagi rumah tangga yaitu pembakaran yang sempurna, sehingga peralatan memasak lebih bersih dan awet. Gas merupakan bahan bakar yang terjamin pasokannya 24 jam penuh dalam seminggu dan lebih ramah lingkungan.

"Mekanisme pemakaian gas yaitu menggunakan gas terlebih dahulu, bayar kemudian. Pemakaian gas dapat dimonitor mandiri, karena di setiap pelanggan dipasang meter sebagai alat penghitung pemakaian gas. Untuk harga, gas bumi lebih kompetitif, pelanggan bisa menghemat biaya sekitar 30 persen dibandingkan bahan bakar nonsubsidi," jelas Faris.

Gas bumi pun aman digunakan karena lebih ringan dibandingkan udara, sehingga bila terjadi kebocoran, gas menguap di udara. Kebocoran pipa jargas juga tidak akan menimbulkan ledakan, tetapi hanya memunculkan percikan api.

Sebelum jargas siap digunakan masyarakat, PGN senantiasa melakukan sosialisasi keamanan dan manfaat gas bumi, supaya masyarakat lebih mengetahui cara pemeliharaan infrastruktur gas.

"Tim layanan gangguan siap melayani 24 jam, 7 hari seminggu, apabila masyarakat punya kendala terkait jargas," ujar Achmad Muchtasyar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini