Share

BUMN Perhotelan PHK 137 Karyawan, Ini Penjelasan Hotel Indonesia Natour

Suparjo Ramalan, iNews · Senin 01 Agustus 2022 12:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 01 320 2639860 bumn-perhotelan-phk-137-karyawan-ini-penjelasan-hotel-indonesia-natour-04kFeRurfj.jfif Kawasan Grand Inna Bali Beach Bakal Ditutup Sementara. (Foto: Okezone.com/Indonesia Natour)

JAKARTA - PT Hotel Indonesia Natour buka suara ihwal Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) 137 karyawan Grand Inna Bali Beach. Salah satu alasan PHK lantaran operasional dan bisnis harus ditutup selama 1,25-2 tahun.

Corporate Secretary Hotel Indonesia Natour, Novianty menjelaskan kawasan Grand Inna Bali Beach akan dikembangkan menjadi kawasan kesehatan. Karena itu, seluruh unit hotel sebagai alat produksi menjalani revitalisasi dengan melakukan renovasi.

"Renovasi terhadap hotel sehingga harus tutup dan berhenti beroperasi sekitar 1,5-2 tahun. Kondisi ini mengakibatkan tidak ada pekerjaan lagi," ungkap Novianty dalam keterangan resmi, Senin (1/8/2022).

Baca Juga: PHK 152 Karyawan, Begini Penjelasan Anak Usaha Garuda Indonesia

Meski begitu, manajemen BUMN Perhotelan itu memastikan nantinya pasca revitalisasi selesai, ex-karyawan bisa kembali lagi mendaftar untuk bekerja di tempat tersebut.

Terkait kewajiban karyawan yang di-PHK, lanjut Novianty, perusahaan melakukan percepatan pembayaran upah berkelipatan delapan, enam, dan empat bulan dari upah pokok.

Baca Juga: Kemnaker Minta Anak Usaha Garuda Indonesia Tinjau Ulang PHK 152 Karyawan

Manajemen juga menawarkan program pelatihan kewirausahaan kepada karyawan yang di PHK. Novianty mengklaim dua pertiga karyawan Grand Inna Bali Beach mengikuti program yang ditawarkan perusahaan.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

"Sebanyak 245 karyawan hotel Grand Inna Bali Beach, Bali mengikuti program yang ditawarkan perusahaan mengingat perusahaan menunjukkan perhatian yang besar dengan memberikan," tutur dia.

Sebagai upaya membantu karyawan untuk kemungkinan meniti karir di tempat lain, perusahaan juga memberikan surat referensi bagi mereka yang memerlukan

Tercatat ada 136 karyawan yang belum menyampaikan kesepakatan atas program yang ditawarkan perusahaan. Manajemen kembali melakukan sosialisasi atas sikap tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini