Share

Ada Perang Rusia-Ukraina, Erick Thohir: Harga BBM Masih Belum Stabil

Suparjo Ramalan, iNews · Rabu 03 Agustus 2022 18:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 320 2641510 ada-perang-rusia-ukraina-erick-thohir-harga-bbm-masih-belum-stabil-Xy4aL4Z0T2.jpg Harga BBM belum stabil (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pangan diprediksi masih belum stabil. Hal ini dikarenakan dampak dari perang Rusia dan Ukraina.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai, gejolak geopolitik atas konflik Rusia dan Ukraina berdampak luas pada perekonomian di banyak negara, termasuk di Indonesia. Hal ini pun harus diantisipasi karena berdampak pada harga BBM dan pangan secara global.

Kekhawatiran tersebut juga diperkuat oleh inflasi yang saat ini masih tinggi. Indonesia inflasi berada di angka 4% atau masih di bawah pertumbuhan.

"Geopolitik ini terus harus diantisipasi, saya rasa perang Ukraina-Rusia belum terlihat mereda, artinya ada kekhawatiran seluruh dunia yang namanya harga pangan, BBM ini masih belum stabil, inflasi masih tinggi, di Indonesia sendiri angka terakhir di 4%an masih di bawah pertumbuhan tapi kita harus disiplin menjaga hal ini," ungkap Erick saat ditemui wartawan di kawasan Perpustakaan Nasional, Jakarta, Rabu (3/8/2022).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Pemerintah memang sudah menaikkan harga tiga jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi sejak 10 Juli 2022 lalu. Ketiga jenis BBM ini di antaranya Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex.

Meski begitu, PT Pertamina (Persero) masih menahan harga Pertamax di angka Rp12.500 per liter dan Pertalite di kisaran Rp7.500 per liter. Kenaikan harga BBM umum atau non penugasan pemerintah ini berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020.

Beleid ini mengatur tentang formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis BBM Umum, jenis bensin, dan minyak solar yang disalurkan melalui SPBU. Pertamax Turbo atau RON 98 naik dari semula Rp14.500 per liter menjadi Rp16.200 per liter, sedangkan Dexlite naik dari semula Rp12.950 per liter menjadi Rp15.000 per liter.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini