Di mana, menurut survei Google dari 100% ASN yang bekerja WFH, 30% mengatakan bahwa mereka bekerja lebih berat dan 40% mengatakan memiliki beban pekerjaan yang sama. Sementara, 30% sisanya tidak menjawab, mungkin lebih ringan atau tidak bekerja.
“Dari data itu saja sebetulnya kita tahu 30% ASN gak ngapa-ngapain. Itu pun perlu dipres lagi yang 40% ini kalau mereka dipaksa untuk bekerja lebih berat bisa juga gitu. Mungkin separuhnya tidak melakukan apa-apa. Jadi PNS kita too many, but not enough dari sisi kompetensinya,” katanya dalam acara Rakornas Kepegawaian Tahun 2022 dikutip dari YouTube #ASNPelayanPublik.
Kemudian menurutnya, Work from home (WFH) atau bekerja dari rumah secara permanen mungkin bisa menjadi solusi bagi sejumlah ASN yang mengaku tidak mampu beradaptasi dengan digitalisasi.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.