JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) menyarankan kepada petani di Pohuwanto, Gorontalo untuk mengikuti program AUTP (Asuransi Usaha Tani Padi) atau asuransi pertanian. Sebab, AUTP akan menghindarkan petani mengalami kerugian dari ancaman gagal panen imbas perubahan iklim.
Sebagaimana diketahui, sekitar 4,5 hektare lahan pertanian di Pohuwanto terendam banjir. Petani pun terancam mengalami gagal panen.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menilai harus ada program perlindungan bagi petani. Itu sebabnya program AUTP diluncurkan.
Tujuannya, kata Mentan SYL, dalam kerangka melindungi petani agar tak mengalami kerugian akibat gagal panen karena serangan OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan) maupun perubahan iklim.
"Pertanian merupakan sektor yang rentan terhadap serangan hama OTP dan perubahan iklim. Maka, petani harus dilindungi agar produktivitas mereka tak terganggu," ucapnya.