JAKARTA - Asosiasi Pilot Garuda Indonesia membantah tudingan pernyataan Serikat Pekerja Garuda (Sekarga) yang menyatakan bahwa Jam Terbang Pilot Garuda Indonesia Merugikan Negara.
Presiden Asosiasi Pilot Garuda Indonesia, Capt Donny Kusmanagri mengatakan bahwa tudingan tersebut tidak berdasar dan tidak valid.
Dia menyatakan bahwa pilot Garuda Indonesia selama ini turut mendukung dan berperan aktif dalam menjaga keberlangsungan perusahaan.
“Pilot Garuda Indonesia paham dengan situasi pandemi Covid-19 dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang dilalui oleh perusahaan. Bahkan sejak awal pandemi Pilot Garuda telah berkorban demi keberlangsungan perusahaan,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis, (11/8/2022).
Donny mengatakan pengorbanan pertama penyelesaian kontrak sebanyak 130 pilot dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) sebelum masa kontrak selesai.
Kedua, penundaan sebesar 30 persen pembayaran penghasilan untuk periode April hingga November 2020. Kemudian ketiga yakni, penundaan pembayaran hal-hal pilot berdasarkan Perjanjian Kerja Bersama (PKB).