Share

Holding BUMN Ultra Mikro Targetkan 20 Juta Nasabah hingga 2024

Anggie Ariesta, Jurnalis · Rabu 17 Agustus 2022 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 17 320 2649504 holding-bumn-ultra-mikro-targetkan-20-juta-nasabah-hingga-2024-s1hMbchdsk.jpg Holding BUMN Ultra Mikro Targetkan 20 Juta hingga 2024. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Holding Ultra Mikro yang melibatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) resmi terbentuk pada tahun lalu.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengungkapkan dari terbentuknya Holding Ultra Mikro tersebut, BUMN berhasil menaikkan hampir 13 juta nasabah dari 2019.

Baca Juga: Korupsi Asabri, Garuda dan Jiwasraya Dibongkar, Erick Thohir: Ini Bagian Transformasi BUMN

"Dengan holding ultra mikro kita bisa sangat banyak mendorong yang di bawah. Kita sampai 2024 itu sekitar 20 juta ultra mikro ini akan bisa menggerakkan ekonomi paling bawah," ungkap Arya dalam dalam Webinar BUMN Lokomotif Pemulihan Ekonomi Nasional oleh MNC Portal, Rabu (17/8/2022).

mnc

Hal itu yang menurut Arya banyak pihak tidak sadar bahwa jika dibandingkan dengan negara lain, ada mungkin tak sebesar Indonesia yang berperan masif terhadap UMKM.

Baca Juga: BUMN Punya Peran Penting Gerakkan 40% Ekonomi Nasional

"Jadi jangan heran ketika kemarin kita Corona kenapa daya beli terbawah itu terjadi? Salah satunya adalah langkah ini. Pemberian pendanaan bagi ultra mikro bagi ibu-ibu pra sejahtera," katanya.

Adapun Holding Ultra Mikro merupakan milestone bersejarah bagi UMKM yang tidak mengubah porsi kepemilikan pemerintah atas saham pengendali di BRI.

Di sisi lain, setelah holding terbentuk, negara tetap memiliki satu lembar saham merah putih seri A atau golden share di Pegadaian dan PNM.

Sebelumnya pembentukan Holding Ultra Mikro telah mendapat persetujuan dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan pada 5 Februari 2021, Ketua Komite Privatisasi pada 17 Februari 2021, dukungan dari parlemen yakni Komisi XI dan Komisi VI DPR RI pada 16 Maret & 18 Maret 2021, dan telah diikuti dengan penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) No 73/2021 tentang Penyertaan Modal Negara (PMN) BRI tanggal 2 Juli 2021.

Holding juga didukung pula dengan Keputusan Menteri Keuangan tentang nilai PMN BRI pada 16 Juli 2021, persetujuan dari RUPS-LB BRI pada 22 Juli 2021, serta persetujuan OJK Bank serta OJK Pasar Modal pada 24 Agustus & 30 Agustus 2021.

Webinar HUT Kemerdekaan ini diukung oleh MNC Play yang merupakan provider internet super cepat unlimited 100% Fiber Optic dan TV kabel berlangganan dengan channel TV Nasional terlengkap di Indonesia. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini