Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IPCC Beberkan 5 Alasan Sahamnya Layak Dikoleksi

Agregasi Harian Neraca , Jurnalis-Selasa, 23 Agustus 2022 |13:58 WIB
IPCC Beberkan 5 Alasan Sahamnya Layak Dikoleksi
IPCC Ungkap Alasan Sahamnya Layak Dikoleksi (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kebutuhan distribusi logistik hingga alat transportasi seperti mobil, motor, alat berat, dan suku cadang kendaraan yang stabil tinggi, cenderung meningkat setiap tahun.

Kecenderungan ini berlaku dalam situasi apapun, baik saat ekonomi sedang krisis maupun sedang berkembang pesat. Hal ini merupakan poin pertama, alasan mengapa saham IPCC Terminal Kendaraan layak diburu para investor.

“Karena semua transportasi perdagangan industri otomotif, baik itu untuk tujuan ekspor, impor, dan domestik antar pulau-pulau di Indonesia, pasti melewati terminal IPCC dalam pengirimannya. Sehingga membeli saham IPCC dapat memberikan nilai tambah karena bisnis logistik dan transportasi terus tumbuh,” ujar Direktur Utama IPCC, Rio TN Lasse, Selasa (23/8/2022). 

Menurut Rio TN Lasse, pada saat pandemi memang terjadi penurunan aktivitas bongkar muat, karena hampir semua sektor industri dan kegiatan manusia secara global menurun. Tetapi, tidak ada penurunan kebutuhan produk otomotif secara global. Hanya ada delay saja. Sehingga, begitu pandemi sudah lebih longgar, laju pengiriman produk otomotif langsung kembali melonjak naik.

“Tahun 2021 kami sudah rebound. Pendapatan sudah kembali naik lebih dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Jadi praktis pendapatan menurun hanya pada 2020. Setelah itu sudah kembali naik. Sehingga jika kita sandingkan dengan pergerakan harga saham IPCC maka bisa dibilang, pergerakan saham IPCC juga mampu kembali membaik,” ujar Rio TN Lasse.

Poin alasan kedua, IPCC merupakan satu-satunya perusahaan operator terminal kendaraan di Indonesia. Pesaing ada, namun kapasitasnya masih sangat kecil.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement