Share

Jokowi Siapkan Insentif Khusus Permudah Investasi di IKN Nusantara

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Rabu 24 Agustus 2022 07:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 24 470 2653285 jokowi-siapkan-insentif-khusus-permudah-investasi-di-ikn-nusantara-VrlW2rA6l9.jpg Presiden siapkan insentif permudah investasi di IKN Nusantara (Foto: PUPR)

JAKARTA - Presiden Jokowi siap memberikan insentif untuk mempermudah investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini diungkapkan Kepala Otorita IKN Bambang Susantono bersama Wakilnya Dhony Rahajoe usai melakukan rapat terbatas (Ratas) bersama Presiden Joko Widodo.

Usai ratas, Kepala OIKN Bambang Susantono menyampaikan bahwa tengah dibicarakan tentang skema dan jenis Insentif yang siap diberikan kepada calon investor di IKN Nusantara. Menurutnya dalam waktu dekat bakal segera diterbitkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk mengaturnya.

"Insyallah dalam satu bulan ke depan kita ingin akan ada satu percepatan untuk keluarnya rancangan insentif ini, yg judulnya kira-kira insentif khusus untuk kemudahan berinvestasi di Ibu kota negara IKN Nusantara," ujar Bambang usai Ratas di Istana Kepresidenan, dikutip Rabu (24/8/2022).

Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala Otorira IKN Nusantara, Dhony Rahajoe menambahkan bahwa ada 3 aspek yang bakal diatur dalam Perpres pemberian insentif, pertama kemudahan berusaha, Perizinan, dan fasilitas insentif yang sebelumnya sudah diberikan sebelum namun dimodifikasi lebih menarik.

Dhony menjelaskan, untuk kemudahan berusaha mencakup maslaah pertanahan yang masa izinnya dimungkinkan untuk diberikan lebih lama daripada yang ada saat ini.

Sedangkan untuk kemudahan perizinan, Dhony memastikan bahwa skema pengajian izin untuk investor di IKN Nusantara nantinya bakal lebih sederhananya dan ramping.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Misalnya tempat tinggal, bisa hak milik. Kemudian mengenai HGB ini memang sedang dibahas bagaimana bisa sekali mengajukan bisa dapat panjang, lebih dari 30 tahun, yang berlaku sekarang kan 30 tahun," Sambung Dhony.

Meski demikian menurut hingga saat ini prinsip itu tengah dimatangkan sebelum siap diberikan kepada investor. Memanjakan investor memang menjadi hal yang dilakukan pemerintah, sebab 80% pembiayaan pembangunan IKN Nusantara diandalkan dari sana.

"Prinsip-prinsip itu yang sedang kita godok, nanti pada saatnya nanti setelah ditandatangan saya kira itu yg akan final," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini