Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dukung Transisi Energi, Ini Strategi Dirut Pertamina

Risky Fauzan , Jurnalis-Kamis, 01 September 2022 |17:34 WIB
Dukung Transisi Energi, Ini Strategi Dirut Pertamina
Dirut Pertamina (Foto: Okezone)
A
A
A

Adapun saat ini produksi energi terbarukan Pertamina masih di bawah tiga persen.

"Kita akan tingkatkan menjadi 17 persen di tahun 2030. Inilah kontribusi Pertamina untuk men-support target bauran energi nasional dari new and renewable energy," tutur Nicke.

Untuk itu, Nicke menjelaskan Pertamina telah mengalokasikan belanja modal alias capital expenditure (capex) lebih besar guna bisa meningkatkan produksi energi terbarukan.

"Dari capex allocation kita, ini kita alokasikan untuk pengembangan new and renewable energy adalah sekitar 14 persen, lebih tinggi dari rata-rata perusahaan global. Perusahaan global itu memberikan alokasinya 9 persen," kata dia.

Secara nominal, Pertamina mengalokasikan capex hingga 14 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara dengan Rp208,35 triliun untuk pengembangan energi terbarukan dari 2022 hingga 2026.

Pada rencana bauran energi atau energy mix di dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), disebutkan bahwa Indonesia menargetkan kontribusi energi terbarukan sebesar 23 persen pada 2025 dan 31 persen pada 2050.

Berangkat dari hal tersebut, Nicke mengatakan kontribusi sisanya dipenuhi dari energi fosil berupa fuel dan gas. Pertamina pun bakal menjalankan strategi bersamaan antara produksi energi terbarukan dan energi fosil.

"Jadi, Pertamina tetap harus mem-provide ini karena memang bauran energi nasional masih ada di dalamnya fossil energy, tapi karena ada target net zero emmision di 2060 maka kita harus lakukan program dekarbonisasi untuk bisa menurunkan emisi karbon yang dihasilkan dari 69 persen energy mix yang non renewable energy," ungkap Nicke.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement