Wamendag memandang, pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin positif. Surplus neraca perdagangan Indonesia kembali terjadi pada Juli 2022 sebesar USD4,23 miliar. Nilai ini disumbang surplus perdagangan nonmigas USD7,31 miliar, sedangkan neraca perdagangan migas defisit USD3,08 miliar. Surplus ini melanjutkan tren surplus yang dialami sejak Mei 2020 silam atau tepatnya selama 26 bulan terakhir.
"Selain itu, kenaikan ekspor nonmigas Indonesia ke sejumlah kawasan pada Juli 2022 merupakan indikasi positif dampak kebijakan perdagangan internasional Indonesia pada awal semester II 2022 ini," ungkap Wamendag.
Dalam kesempatan tersebut, Wamendag juga mengundang buyer Kazakhstan untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37 yang akan diselenggarakan secara hibrida. Secara luring, TEI ke-37 akan diselenggarakan 19-23 Oktober 2022 di ICE-BSD City, Tangerang dan menargetkan 8.000 buyer dari seluruh dunia, termasuk Kazakhstan.
“TEI ke-37 akan menampilkan produk-produk terbaik Indonesia yang dalam beberapa zona, antara lain manufaktur; fesyen dan aksesori; perawatan kesehatan dan kecantikan; makanan dan minuman; peralatan medis; perabotan dan dekorasi rumah; digital dan layanan. Kami optimistis bahwa produk Indonesia yang dipamerkan akan dapat menarik minat pelaku usaha dari Kazakhstan,” pungkas Wamendag.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.