Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Program Pintar Reksa Dana, Bangun Kebiasaan Investasi Jangka Panjang

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 28 April 2026 |09:41 WIB
Program Pintar Reksa Dana, Bangun Kebiasaan Investasi Jangka Panjang
Program Pintar Reksa Dana, Bangun Kebiasaan Investasi Jangka Panjang (Foto: Dokumentasi)
A
A
A

JAKARTA - Upaya peningkatan literasi dan inklusi pasar modal di Indonesia ditegaskan dalam sebuah gerakan bersama yang melibatkan Pemerintah, regulator, dan pelaku industri. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) dan para pelaku industri mencanangkan Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana dan Pekan Reksa Dana 2026 pada Senin, 27 April 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pencanangan program ini menjadi momentum strategis dalam mendorong masyarakat untuk semakin memahami instrumen investasi, khususnya reksa dana, sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang dan upaya memperkuat pasar keuangan domestik.

Direktur Bibit.id Hilmawan Kusumajaya mengapresiasi dukungan dari OJK, BEI dan asosiasi dalam peluncuran program ini. Program ini sejalan dengan misi Bibit sejak awal, di mana ingin membantu masyarakat Indonesia untuk mencapai tujuan-tujuan keuangannya di masa depan. 

"Filosofi investasi terencana dan berkala telah terbukti menjadi cara paling efektif bagi masyarakat untuk membangun kekayaan jangka panjang seperti yang sudah terjadi di India. Bibit akan terus secara aktif mengkampanyekan Investasi Reksa Dana dan sudah sejak tahun 2020 memiliki fitur goal-setting dan Systematic Investment Plan (SIP) untuk membantu masyarakat Indonesia berinvestasi secara terencana dan berkala," katanya dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Bibit.id menegaskan perannya sebagai pelopor program Systematic Investment Plan (SIP) atau Nabung Rutin. Program ini mendorong masyarakat untuk berinvestasi secara konsisten dan disiplin, tanpa harus menunggu modal besar. 

Terkait dengan program Pintar Reksa Dana, Hilmawan menilai bahwa metode Systematic Investment Plan (SIP) menjadi pilar yang membantu masyarakat untuk memiliki disiplin dan konsistensi dalam berinvestasi. 

SIP merupakan gabungan dari strategi the power of compounding dan Dollar Cost Averaging. SIP mewajibkan investor untuk menyetorkan uang ke reksa dana dalam jumlah yang sama, terjadwal, dan dalam horizon waktu yang sudah disesuaikan dengan tujuan keuangan mereka. 

Misalnya, apabila investor ingin membeli hunian impian dalam waktu 10 tahun ke depan, maka strategi SIP sangat cocok untuk membantunya berinvestasi dengan disiplin, mudah, fleksibel, dan tentunya dalam portofolio yang terdiversifikasikan.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement