Laba usaha perseroan menyusut jadi USD1,26 juta. Padahal, pada semester I-2021, jumlahnya USD6,87 juta. Beban keuangan pada semester I-2022 mencapai USD8,91 juta, naik dari enam bulan pertama tahun lalu yang sebanyak USD5,12 juta.
Darma Henwa membukukan rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai USD8,15 juta. Pada semester I-2021, DEWA mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD1,51 juta.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.