Anggaran pengurangan subsidi BBM nantinya dialokasikan untuk sejumlah Proyek Strategi Nasional, pendidikan, dan program kesejahteraan rakyat. Erick menilailangkah ini harus diambil karena Indonesia harus menyiapkan diri menghadapi perubahan dinamika global.
"Jadi pengurangan subsidi BBM dilakukan pemerintah supaya tadi, Proyek Strategi Nasional bisa berjalan untuk pembukaan lapangan pekerjaan, dan juga untuk masa depan negara kita, yang tidak mungkin dalam situasi global saat ini kita tidak menyiapkan diri," kata Erick.
Menyusul subsidi BBM dikurangi pemerintah, Erick pun mengajak masyarakat agar lebih berhemat mengkonsumsi bahan bakar. Menurutnya sudah waktunya masyarakat dan pemerintah berhemat dan mengalokasikan anggaran kepada program yang dinilai lebih substantif
"Masyarakat sendiri sudah mulai berhemat, sudah waktunya kita berhemat, lebih baik digunakan untuk biaya pendidikan, kesejahteraan keluarga, yang pemborosan kita alihkan ke tempat lain (program)," tutur dia.
(Feby Novalius)