Share

Intip Kisah Nguyen Thi Phuong, Wanita Miliader Terkaya Pemilik Maskapai Pramugari Berbikini

Rina Anggraeni, Okezone · Jum'at 09 September 2022 16:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 09 455 2664272 intip-kisah-nguyen-thi-phuong-wanita-miliader-terkaya-pemilik-maskapai-pramugari-berbikini-2IJBRqMOmn.jpg Nguyen Thi Phuoang(Foto: CNBC)

JAKARTA- Kisah Nguyen Thi Phuong, wanita miliader terkaya pemilik maskapai pramugari berbikini menarik untuk diulas. Industri pariwisata Indonesia yang semakin berkembang membuat Indonesia semakin digemari oleh wisatawan asing. Maskapai-maskapai Asing pun mulai berdatangan ke langit Indonesia.

Salah satu maskapai yang hendak masuk ke Indonesia adalah VietJet, sebuah maskapai yang terkenal karena para pramugrinya memakai bikini sebagai pakaian dinas mereka. Maskapai tersebut, dibentuk oleh Nguyen Thi Phuong Thao, salah satu miliarder di Vietnam.

Pada Desember 2011, Nguyen Thi Phuong Thao meluncurkan maskapai anggaran pertama Vietnam, bertaruh bahwa dia bisa mengganggu industri yang didominasi oleh operator milik nasional.

Kisah Nguyen Thi Phuong, wanita miliader terkaya pemilik maskapai pramugari berbikini mmebuat VietJet Air, yang go public bulan lalu, beroperasi lebih dari 40% dari penerbangan negara itu dan menawarkan USD1,2 miliar dalam pendapatan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Berkat usahanya tersebut, Thao telah membuat sejarah yakni menjadi baru dalam dunia bisnis yang selama ini didominasi pria. Thao menjadi miliarder wanita pertama di Vietnam karena usahanya sendiri.

Dengan usahanya, Thao meraih kekayaan mencapai USD2,5 miliar atau setara dengan Rp35 triliun dan berhasil menjadi wanita terkaya se-Asia Tenggara.

Setelah mempelajari ekonomi dan keuangan di Rusia Soviet pada 1980-an, Nguyen memulai trading komoditas di Eropa Timur dan Asia. Dia kembali ke Vietnam satu dekade kemudian, dan mulai berinvestasi di bank sebelum beralih ke proyek-proyek real estate di Ho Chi Minh City dan resort di Vietnam Tengah.

Nguyen mendapat ide untuk meluncurkan maskapai penerbangan murah, karena sebagai pedagang dia melihat peluang akan meningkatnya, permintaan perjalanan udara di Vietnam.

Dia melakukan penelitian terkait model yang digunakan oleh operator anggaran seperti Southwest, Ryan Air dan AirAsia. Dia mendapat izin untuk memulai VietJet pada 2007, sayangnya booming harga minyak mentah membuat dia harus menunda peluncuran maskapai tersbeut.

Akhirnya, tiga tahun kemudian Nguyen menandatangani joint venture dengan AirAsia. Sayangnya, rencana tersebut kembali gagal, dan dia meluncurkan sendiri Maskapainya pada 2011. Saat ini, Nguyen dan suaminya Nguyen Thanh Hung, memiliki saham mayoritas di VietJet melalui perusahaan mereka SOVICO Holdings.

VietJet menarik perhatian dengan iklan kontroversial yang menampilkan pramugari berbikini. Memanfaatkan pasar transportasi Vietnam yang tumbuh cepat sebesar 29% pada periode 2012 dan 2016, maskapai ini tumbuh dengan cepat, memanfaatkan inefisiensi pesaing utamanya, Vietnam Airlines. Akibatnya, pada tahun kedua, VietJet mampu menghasilkan keuntungan.

Nguyen mengatakan, salah satu kunci dari kesuksesannya adalah dia tidak pernah melakukan sesuatu dalam skala kecil. Menurutnya, dia kerap melakukan penawaran besar, sebagai contoh ketika orang-orang mulai dengan satu barang, dia sudah memulaidengan ratusan kontainer.

Meskipun VietJet memiliki 300 penerbangan sehari, termasuk 63 rute lokal dan puluhan yang internasional, dan mengoperasikan 45 jet. Karena go public di bursa saham Vietnam pada 28 Februari, saham perusahaan naik 47%.

Lebih dari 35 juta penumpang telah diterbangkan dengan VietJet. Perusahaan baru-baru memerintahkan lebih dari 200 pesawat senilai hampir USD23 miliar dari Airbus dan Boeing. Oleh karena itu, dia pun memproyeksikan VietJet untuk menjadi sebuah maskapai penerbangan internasional, bukan hanya lokal.

Menurutnya, tidak ada jalan mudah untuk mencapai sukses. Dia pun banyak belajar dan melakukan penelitian. Menurutnya, jika ingin sukses seorang pengusaha harus bekerja keras, dan untuk menjadi sukses, Anda harus bergairah pada bisnis yang Anda investasikan.

(RIN)

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini