Share

Operasional LRT Jabodebek Mundur, Ini Dampaknya

Heri Purnomo, iNews · Jum'at 16 September 2022 20:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 16 320 2669227 operasional-lrt-jabodebek-mundur-ini-dampaknya-EjWoEghDTV.jpg LRT Jabodebek (Foto: Okezone0

JAKARTA - Pengamat Transportasi, Darmaningtyas menilai mundurnya pengoprasian Light Rail Transit (LRT) atau kereta layang ringan Jabodebek merupakan hal kurang profesional.

Menurutnya hal itu dikarenakan pengunduran pengoperasian LRT Jabodebek terlalu lama. "Kurang profesional ya berarti, masa mundurnya jauh sekali pada Juni 2023. Mundur itu ya maksimal 3 bulan dan itu masih wajar, tapi kalo misalkan mundur sampai Juni itu tidak bisa ditoleransi," kata Darmaningtyas kepada MNC Portal, Jumat (16/9/2022).

Adapaun dari mundurnya pengoperasian LRT tersebut, Darmaningtyas mengatakan hal itu berdampak semakin lamanya perpindahan masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Sementara itu, Dia mengatakan bahwa jika tidak mundurnya pengoperasianal LRT Jabodebek maka hal tersebut juga akan menghemat bahan bakar minyak Indonesia.

“Kalo telat memindahkan pengguna kendraaan pribadi ke angkutan umum secara otomatis kan juga menimbulkan kerugian ekonomi, dalam hal ini pemborosan BBM, dan itu belum dihiitung,” katanya.

“Andaikan LRT itu dapat selesai sesuai target, berarti kan hal itu akan menghemat pengunaan bbm kita,” tambahanya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sebelumnya, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI Didiek Hartantyo menjelaskan, LRT Jabodebek ditargetkan bisa beroperasi secara komersial paling cepat Desember 2022 dan paling lambat awal 2023.

Proses pembangunan LRT Jabodebek secara keseluruhan baru mencapai 81,75 persen. Sedangkan progres pembangunan infrastruktur sudah mendekati 97 persen hingga Mei 2022.

"Mohon doa restu masyarakat semuanya agar penyelesaian bisa berjalan lancar dan InsyaAllah akan operasi komersial dimulai akhir Desember 2022 atau awal 2023," kata Didiek dalam webinar Aksesibilitas dan Integrasi Antar Modal Pada LRT Jabodebek, Kamis (12/5/2022).

Adapun dalam dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XI DPR RI dengan Kementerian Keuangan dan Adhi Karya pada Selasa (13/9/2022).

Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Entus Asnawi Mukhson mengatakan bahwa pengoperasian Light Rail Transit (LRT) atau kereta layang ringan Jabodebek mulai dilakukan pada Juni 2023.

“Dari hasil pembahasan kami dengan para pihak yang terkait, diharapkan nanti bulan Juni tahun depan (2023) mulai beroperasi,” kata Entus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini