Share

Potensi Ekspor Perikanan Besar, RI-Vietnam Perkuat Kerja Sama

Ikhsan Permana, MNC Portal · Sabtu 17 September 2022 09:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 17 320 2669336 potensi-ekspor-besar-ri-vietnam-perkuat-kerja-sama-JGHt1XMc4a.JPG Ilustrasi perikanan. (Foto: KKP)

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak pemerintah Vietnam memperkuat kemitraan strategis dengan Indonesia.

Terlebih Vietnam merupakan salah satu negara tujuan ekspor potensial di regional ASEAN.

Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Pamuji Lestari memaparkan, sepanjang 2021 total ekspor produk kelautan dan perikanan Indonesia ke Vietnam mencapai 46.180,66 ton.

 BACA JUGA:Menteri KKP-Menkop Siapkan Koperasi Sediakan Solar Nelayan

"Sebagai mitra dagang, nilai ekspor Indonesia ke Vietnam mencapai Rp2,04 triliun pada tahun lalu. Tentu hubungan baik ini perlu dijaga dan diperkuat," kata Pamuji dalam keterangan pers, Jumat (16/9/2022).

Adapun komoditas yang diekspor ke Vietnam meliputi cumi-cumi, tuna, sotong, rumput laut, arwana super red, dan lainnya.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

"Ada 20 komoditas kita ekspor ke Vietnam selama 2021," sambungnya.

Pamuji menyebut kedua negara telah merumuskan rencana aksi implementasi Kemitraan Strategis 2019 – 2023 sekaligus menjadi pedoman untuk memajukan kerja sama kita di berbagai bidang.

"Kerja sama kita semakin diperkuat dengan hasil pertemuan Komisi Gabungan Kerja Sama Bilateral ke-4 pada Juli 2022, termasuk kesepakatan untuk mencapai target perdagangan bilateral sebesar USD 15 miliar pada tahun 2028," urainya.

Hal itu karena dalam mengejar target tersebut dia mengingatkan pentingnya mengintensifkan kerjasama Indonesia dan Vietnam dalam perdagangan dan investasi.

"Sambil juga memperkuat hubungan B-to-B untuk membantu memfasilitasi tujuan tersebut. Kami juga akan segera menjajaki peluang kami untuk berkolaborasi dalam budidaya perikanan, produksi perikanan, pertanian, industri kreatif, dan ekonomi digital," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini